Connect With Us

Sejumlah Tokoh Kumpul, Ini kata Rektor Unis Soal Provinsi Tangerang Raya

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 3 Oktober 2015 | 14:17

| Dibaca : 6864

Mas Iman Kusnandar (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Mas Iman Kusnandar Rektor Universitas Islam Syeh-Yusuf (Unis) Tangerang sudah mendengar bahwa banyak tokoh di Tangerang yang mulai berkumpul untuk membahas kajian tentang rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya.  

Menurut dia,  hal yang terpenting didasari adalah pembentukan bukan karena ketidaksukaan kepada pemimpin saat ini, tetapi karena memang didasari dari kebutuhan layanan dasar masyarakat ditingkat bawah. “Secara akademisi saya katakan,  kalau mau dibentuk hari ini pun jadi itu kajian karena Tangerang paling siap dari berbagai aspek untuk menjadi provinsi, “ ujar Mas Iman, Sabtu (3/10/2015).

 Jalan Raya Serpong

Rektor yang lahir asal Pandeglang Banten tersebut menyampaikan, tokoh elite di Tangerang  harus melihat terlebih dahulu grand design Negara ini. “Karena kondisinya kan sedang seperti ini ya, “ terangnya.

 

Memisahkan diri dari Banten diakui Mas Iman, Tangerang dari aspek kajian ke wilayahan teknis, secara holistik memang lebih siap. #PROVINSI TANGERANG RAYA

“Tetapi sah-sah saja kalau elite dan bawah menginginkan itu,” katanya.

“Tetapi nanti harus diperhatikan secara menyeluruh, jangan karena tak suka dengan siapa di Banten.  Kalau secara teknis, saya katakan Tangerang kalau hari ini dibentuk pun jadi, tetapi kan tidak demikian, Tangerang tengah misalnya kalau mau dijadikan kota, jadi itu, tetapi harus pikirkan pemerintah pusat ada tidak anggarannya,” katanya.

 

“Sepanjang itu positif kenapa tidak, tetapi harus ada pengkajian lebih karena kita berada di NKRI,” tuturnya.  #Rano yakin Rencana pembentukan Provinsi Tangerang Raya akan Kandas

MANCANEGARA
Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Ngeri, 11 Mayat Bayi Ditemukan Membusuk di Bekas Rumah Duka AS

Minggu, 14 Oktober 2018 | 18:00

TANGERANGNEWS.comKepolisian Detroit, Amerika Serikat (AS), menemukan 11 jasad bayi di sebuah bekas rumah duka. Jasad belasan bayi itu itu berada di langit-langit rumah dengan kondisi sudah membusuk.

BANTEN
18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

18 Tahun Banten, Kisah Max Havelaar Tak Boleh Terulang

Kamis, 4 Oktober 2018 | 15:34

TANGERANGNEWS.com-Hari ini, 4 Oktober 2018, Provinsi Banten genap berusia 18 tahun. Usia yang cukup matang untuk sebuah daerah otonom hasil

BANDARA
Asian Para Games 2018 Berakhir, 1.600 Atlet Padati Bandara Soekarno-Hatta

Asian Para Games 2018 Berakhir, 1.600 Atlet Padati Bandara Soekarno-Hatta

Minggu, 14 Oktober 2018 | 16:00

TANGERANGNEWS.com-Perhelatan Asian Para Games 2018 secara resmi ditutup. Kontingen mulai kembali ke negaranya masing-masing melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

"Hidup lah untuk memberi yang sebanyak-banyaknya, bukan untuk menerima yang sebanyak-banyaknya"

Andrean Hirata