Connect With Us

Inilah Tarif Tol Tangerang-Merak

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 11:15

Ilustrasi Tarif Tol. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-PT Marga Mandalasakti (MMS) sebagai pengusaha tol Tangerang-Merak resmi mengumumkan penyesuaian tarif terhitung tanggal 1 November 2015, mulai pukul 00.00 WIB.

 

Sesuai dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) penyesuaian tarif di ruas jalan tol Tangerang-Merak sebesar 14.64% yaitu sama dengan besaran prosentase penyesuaian tarif tol Tangerang-Merak.

Berdasarkan inflasi tersebut tarif tol terjauh untuk ruas tol Tangerang-Merak mengalami penyesuaian untuk Golongan I Rp 41.500 dari Rp 36.000, Golongan II Rp 57.000 dari Rp 50.000, Golongan III Rp 68.000 dari Rp 59.500, Golongan IV Rp 89.500 dari Rp 78.000 dan Golongan V Rp 108.000 dari Rp 94.000.

“Penyesuaian tarif pada Tol Tangerang-Merak ini diiringi dengan peningkatan pemenuhan delapan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai dengan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol dan pasal 20 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 02/PRT/M/2007 tentang Petunjuk Teknis Pemeliharaan Jalan Tol dan Jalan Penghubung,” kata  Presiden Direktur PT MMS, Wiwiek D Santoso, hari ini.

SPM tersebut diantaranya adalah kondisi jalan tol, kecepatan tempuh rata-rata, aksesibilitas, mobilitas keselamatan, unit pertolongan/penyelamatan dan Bantuan Pelayanan serta kebersihan lingkungan dan kelaikan tempat istirahat & pelayanan (TIP).

 

“MMS sudah melakukan peningkatan fasilitas jalan tol Tangerang- Merak, mulai penambahan gerbang tol serta peningkatan dari tol manual ke tol elekronik, penambahan jumlah ambulans, mobil petugas pelayanan jalan tol, penambahan penerangan lampu jalan, rambu-rambu lalu lintas dan waktu respons semakin cepat,” katanya.

 

Saat ini MMS memiliki 6 unit ambulance, 2 unit rescue truck,  5 Unit kendaraan Patroli, 10 Truck Derek, 2 kendaraan manlift, 9 Variable Message Sign (VMS), 35 unit closed-circuit television (CCTV) yang terpasang di ruas jalan, 42 Lampu Peringatan.

 

MMS juga melakukan peningkatan fasilitas jalan tol Tangerang- Merak dengan memasang lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) sebanyak 50 titik baru dengan total pemasangan lampu PJU sampai dengan semester 1 2015 sebanyak 1.666 titik lampu dan PJU pintar (Smartlight Management System) juga dipasang pada PJU simpang susun Bitung.

 

Selain itu, MMS juga memiliki program revitalisasi akses dengan pembangunan frontage dan pagar BRC serta pagar batu kali di Merak dan pemasangan pagar BRC di akses Cilegon Barat.

 

“BPJT telah memeriksa pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di ruas tol BUJT salah satunya tol Tangerang-Merak milik MMS dan dinyatakan SPM telah dipenuhi,” kata Wiwiek.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

KAB. TANGERANG
Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Tingkat Partisipasi Cek Kesehatan Gratis Kabupaten Tangerang Tertinggi di Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 | 15:58

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menyebut, Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan jumlah capaian masyarakat yang mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tertinggi di Indonesia.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill