Connect With Us

Kembangkan Wisata Halal, Banten Sasar Wisatawan Timur Tengah Kotak Masuk

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 17 Desember 2015 | 19:50

FGD wisata banten halal (tangerangnews.com / Rangga A. Zuliansyah)

TANGERANG - Ditunjuknya Provinsi Banten sebagai salah satu daerah yang akan dijadikan destinasi wisata halal di Indonesia oleh Kementerian Pariwisata, membuat Pemerintah Provinsi Banten optimis akan meningkatkan kunjungan wisata. Pemprov sendiri menyasar pangsa pasar wisatawan dari Timur Tengah.

 

 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Banten Ali Fadilah mengatakan, Banten bias dijadikan destinasi wisata halal, terutama oleh wisawatan Timur Tengah. Pasalnya, Banten memiliki banyak destinasi wisata religi seperti istana kesultanan dan ziarah besar. Selain itu, Banten juga dekat dengan Jakarta dan Bandara Internasional Soekarno Hatta.

 

 

“Selain itu Banten dikenal sebagai daerah Islami dengan sebutan daerah 1000 Santri. Berdasarkan sejarah, Banten memiliki ikatan sejarah dengan Arab Saudi karena jaman dulu menjadi tempat perdagangan rempah terbesar,“ jelasnya saat acara Focus Group Discussion Wisata Halal Banten yang digelar Asdep Strategi Pemasaran Pariwisata Nusantara, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Nusantara Kementerian Pariwisata di Hotel Novotel, Kota Tangerang, Kamis (17/12).

 

 

Menurut Ali, upaya yang dilakukan pihaknya untuk mewujudkan hal tersebut yakni melakuka konsolidasi dengan perusahaan pariwisata. Pihaknya siap memfasilitasi dan mempromosikan destinasi wisata ke pasar wisatawan, terutama Timur Tengah.

 

 

“Kita juga akan undang investor dari timur tengah untuk mengembangkan pariwisata di Banten. Saya yakin, karena kunjungan haji kita banyak, orang Timur Tengah juga banyak yang ingin berkunjung ke tempat islami di Indonesia. Kami sangat mendukung dan optimis Banten bisa dikenal dan jadi wisata syariah andalan di Indonesia,” katanya.

 

Ditanya apakah tidak khawatir dengan mengusung wisata halal malah menurunkan kunjungan wisata terutama tamu hotel karena bertema Islami.

 

 

“Tentu tidak, wisata halal kan pasarnya beda. Kita hanya memfasilitasi kebutuhan wisatawan Islam, contohnya di hotel harus ada petunjuk arah kiblat, ada perlengkapan ibadah dan makanannya ada label halal. Wisatawan Timur Tengah kan perlu penanganan khusus,” jelasnya.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TANGSEL
Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Bermasalah Soal Perizinan, Pemkab Bogor Hentikan Olah Sampah dari Tangsel di Cileungsi

Rabu, 14 Januari 2026 | 09:43

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menghentikan sementara aktivitas pengolahan sampah domestik yang dikirim dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) ke Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill