Connect With Us

Tatu Indikasikan Andhika Terima Wahidin Halim

RADEN BAGUS IRAWAN | Jumat, 19 Februari 2016 | 16:42

| Dibaca : 11893

Raty Tatu Chasanah. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Ratu Tatu Chasanah, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Banten mengindikasikan  keluarganya akan menerima Wahidin Halim sebagai calon pendamping Andhika Hazrumy yang merupakan putra dari Ratu Atut Chosiyah mantan Gubernur Banten yang kini sedang menjalani hukuman penjara.

 

 Hal itu setidaknya dikatakan Tatu seusai menghadiri pelantikan PMI Kota Tangerang, di Hotel Alium, Taman Royal, Cipondoh, Kota Tangerang, Jumat (19/2).

Baca Juga : Kumpulan Berita Pilkada Banten

Tatu ketika itu ditanya wartawan mengenai kemungkinan Andhika Hazrumy yang merupakan keponakannya akan didampingi Tantowi Yahya.

“Belum pernah kejadian ya, Golkar dengan Golkar, saya kira bisa ditertawakan partai lain, jadi bahan tertawaan,” kata Tatu yang juga Ketua PMI Provinsi Banten tersebut.

Tatu mempersilahkan Tantowi Yahya juga memasang gambar seperti yang dipasang Andhika disejumlah jalan. Namun, kata Tatu, nanti hasil akhirnya adalah survey yang dilakukan oleh DPP Golkar.

Sebaliknya, ketika ditanya kemungkinan dengan Wahidin Halim, Tatu meyakini keluarganya akan menerima pria yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Tangerang tersebut. “Saya kira Pak Wahidin Halim ingin menang ya, dia kan mau maju karena tujuannya kan menang, siapapun itu ingin  menang, soal masalah dahulu dia pernah selisih paham dan beda visi misi, kami kira itu tak masalah,” katanya.

Sebab, kata dia, dikeluarganya tidak pernah menyimpan dendam serta tidak menjadikan permasalahan seperti itu sebagai permasalahan pribadi. “Kalau dikeluarga kami tidak seperti itu, beda paham itu biasa, adik kakak yang satu perut saja biasa beda paham, kami tidak jadikan masalah seperti itu jadi masalah pribadi,” tuturnya.

Namun, ketika ditanya apakah hal itu tak membuat bingung massa pendukung masing-masing, karena pasca Pilkada sebelumnya masih saling sikut ditingkatan bawah. Sedangkan dilevel atas, sudah ngopi bareng.

 

“Itu memang masih harus dikasih pembelajaran, dimasyarakat kita memang masih seperti itu. Sampai tak tegur-teguran dengan tetangga, apapun itu bisa terjadi,” katanya.

Sementara itu saat ditanya soal PDIP yang akan mendorong mantan Juru Bicara KPK Johan Budi untuk maju di Pilkada Banten, Tatu menyatakan, keluarganya siap untuk meladeninya.

“Tak masalah, siapapun berhak maju. Untuk jadi pemimpin itu kan sudah ada garis tangannya. Santai saja lah,” ujar Tatu.

 

WISATA
Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com-Pekan Raya Indonesia (PRI) menyuguhkan beragam kuliner warisan nusantara yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Gerai kuliner warisan nusantara ini berlangsung mulai tanggal 20 Oktober - 6 November 2016 di Hall 10, Indonesia

BANDARA
Wanita Berparas Cantik Ini Ditolak Masuk ke Indonesia

Wanita Berparas Cantik Ini Ditolak Masuk ke Indonesia

Sabtu, 21 Januari 2017 | 11:00

TANGERANGNews.com-Seorang wanita berparas cantik asal Marocco ditolak masuk ke Indonesia melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (20/1/2017) sore.

OPINI
Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Jangan Lagi Ada Penelantaran Anak, Negara Harus Jadi Soko Guru Ketahanan Keluarga!

Minggu, 15 Januari 2017 | 09:00

Baik dan buruk bangsa dimasa depan ditentukan oleh kualitas anak-anak dimasa sekarang karena anak adalah pemegang estafet kepemimpinan suatu bangsa dimasa mendatang yang akan menjadi aset yang tak ternilai harganya.

TEKNO
Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2017 | 11:00

Ia percaya bahwa bot akan mendorong kemajuan besar di dunia teknologi pada tahun ini. Kondisi ini juga didukung oleh keberadaan aplikasi olah pesan yang membuat orang menghabiskan sebagian besar waktunya di ponsel mereka.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim