KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
"Sosialisasi Platform Bernegara yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika dirasakan makin penting saat ini untuk menjaga marwah dan identitas kolektif kita sebagai bangsa," demikian dikatakan Ketua Fraksi PKS DPR, Jazuli JuwainJuwaini, saat menyampaikan sosialisasi empat platform bernegara tersebut di Ciputat, pada hari Sabtu (20/02/2016).
Menurut Jazuli generasi bangsa hari ini bisa jadi belum dapat menyerap hakikat kebangsaan kita, sementara nilai/norma dari luar lebih menarik dan trendy. Akibatnya mereka lebih tertarik dengan nilai/norma baru yang berkembang itu.
"Kita perlu merevitalisasi platform kita dalam bernegara dan berbangsa jika tidak lambat laun kita akan kehilangan identitas dan karakter sebagai bangsa," tandas Anggota DPR dapil Kota/Kab Tangerang dan Kota Tangsel ini.
Bagaimana caranya? "Perlu sosialisasi terus menerus baik sistematis dilakukan oleh negara, lembaga pendidikan, kelompok masayarakat, maupun oleh keluarga," kata Anggota Komisi III ini.
Jazuli prihatin dengan maraknya seks bebas, narkoba, pornografi, LGBT, radikalisme, terorisme, sambil menegaskan bahwa itu semua terjadi karena lemahnya pemahaman dan komitmen kita terhadap empat platform bernegara tersebut.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.
Kepolisian telah menangkap pelaku pembunuh seorang wanita berinisial PAI, 25, di ruko cuci steam motor, Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.
Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews