Connect With Us

Ribuan Warga Banten Ikuti Ujian Paket C

| Rabu, 11 November 2009 | 19:01

Anak korban jebolnya tanggul Situ Gintung ditemui Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. (tangerangnews / dens)


BANTEN.NEWS-Pemprov Banten menargetkan kelulusan siswa yang mengikuti ujian paket C setera SMA, pada Periode II tahun 2009 ini sekitar 90% dari 9.737 peserta ujian se-Banten. Peserta yang mengikuti ujian Paket C ini, diantaranya siswa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), para santri dan masyarakat yang tidak mengikiti sekolah umum.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Eko Endang Koswara mengungkapkan, jumlah peserta ujian paket C pada periode II 9.737 orang itu meliputi, 2.159 peserta di Kabupaten Serang, 1.040 di Kabupaten Pandeglang, 1.051 di Kabupaten Lebak, 2.089 di Kabupaten Tangerang, 1.504 di Kota Tangerang, 544 di Kota Cilegon, 924 di Kota Serang, dan 426 di di Kota Tangerang Selatan. Menurut Eko, untuk jumlah peserta ujian pada periode ke II ini menurun dibandingkan dengan periode I, yang jumlah pesertanya mencapai 12.148 orang.

Bahkan jumlah peserta yang saat ini mengikuti ujian, sebagian diantaranya adalah peserta yang tidak lulus pada periode sebelumnya. “Untuk tingkat kehadiran diperkirakan diatas 90%,”  kata Eko saat melakukan pemantauan ujian paket C di Sekolah Pertanian Pembangunan (SPP) Negeri, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, kemarin. Ujian Paket C ini dilakukan selama tiga hari yang dimulai sejak Selasa (10/11) hingga Kamis (12/11), para perseta yang mengikuti tes ini adalah jurusan IPA dan IPS. “Tapi mayoritas mengambil jurusan IPS, sedangkan untuk jurusan IPA hanya sedikit,” kata Eko, siang ini.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Banten HM.Masduki, berharap tingkat kelulusan bisa meningkat setiap kali ujian paket C dilaksanakan. Karena pada saat mendatang akan diprogramkan pemberian kisi-kisi pada H-1 dan H-2 terhadap para calon peserta ujian, agar bisa memiliki gambaran soal yang akan diujikan. “Bukan bocoran, tapi semacam guiden,” katanya.

Banyaknya warga yang mengikuti ujian paket C, kata Masduki, bukan berarti banyaknya siswa SMA yang tidak lulus di Banten pada tahun-tahun sebelumnya, Tetapi banyak warga yang tidak bisa mengikuti sekolah formal hingga SMA, akhirnya mengambil jalur Paket C.“Ijazah paket C ini sudah setara dengan ijazah SMA,” ujarnya.

Salah satu peserta ujian Paket C, warga Taktakan, Kota Serang, Mulya, mengatakan, mengikuti ujian ini berharap bisa lulus dan mendapatkan ijazah setara SLTA. Karena ijazah paket C ini bisa digunakan untuk melanjutkan sekolah ke jenjang selanjutnya, atau bisa memenuhi persyratan kerja. “Kalau lulus saya mau nerusin kuliah, soalnya sekarang ini ijazah SMA saja sulit mendapatkan kerja,” tuturnya. (sire/kontri)
OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill