Connect With Us

Wartawan se-Banten Tolak Kriminalisasi Pers

| Rabu, 25 November 2009 | 15:32

Wartawan Demo (tangerangnews/selly / tangerangnews/selly)

BANTEN.NEWS-Puluhan wartawan media cetak dan elektronik yang tergabung dalam Forum Diskusi Wartawan Harian (FDWH) Banten mengadakan unjuk rasa di halaman kantor Pemerintah Kota Serang, Rabu (25/11), menuntut agar Polri tidak melakukan kriminalisasi terhadap pers.

Aksi tersebut dilakukan wartawan Banten, sebagai bentuk penolakan pemanggilan polisi terhadap Harian Umum Kompas dan Seputar Indonesia untuk dimintai keterangan terkait rekaman Anggodo Widjojo yang diputar di Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Dalam aksinya, mereka selain berorasi juga membentangkan tulisan-tulisan yang berisikan dukungan moral kepada dua media yang dipanggil Polri, serta kecaman-kecaman kepada pihak-pihak yang melakukan kriminalisasi terhadap pers.

Selain itu, mereka juga menyebarkan selebaran-selebaran pernyataan FDWH kepada para pengguna jalan raya yang mengakibatkan arus lalu-lintas menjadi padat merayap.
Kordinator aksi, Eka Setia Laksmana dari harian Radar Banten mengatakan, pemanggilan saksi berkaitan dengan produk jurnalisme-nya adalah awal dari kriminalisasi pers.

"Tidak seharusnya pers dikriminalisasikan. Pemanggilan kedua rekan kami adalah suatu penghambatan kebebasan pers," kata Eka saat berorasi.(Persda)

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

TANGSEL
Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo

Tangsel Digital Academy Asah Skill IT Pelajar, Berpeluang Direkrut Diskominfo

Jumat, 17 April 2026 | 14:37

Kabar gembira bagi para pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang bercita-cita menjadi ahli digital.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

NASIONAL
Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Pemerintah Buka 35 Ribu Lowongan Pengelola Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan, Ini Syaratnya

Jumat, 17 April 2026 | 10:35

Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan mengumumkan pembukaan rekrutmen besar-besaran untuk pengelolaan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) mulai 15 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill