Connect With Us

Pertarungan Pilkada Banten, Anti Dinasti Vs Pro-Dinasti

RADEN BAGUS IRAWAN | Kamis, 22 September 2016 | 15:00

| Dibaca : 4666

Wahidin Halim (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Pertarungan Pilkada Banten mengerucut menjadi bergairah, yakni antara anti dinasti dengan pro dinasti.  Hal itu dikatakan pengamat politik Ray Rangkuti saat mengetahui hanya ada dua kubu yang bertarung dalam Pilkada Banten periode 2017-2021.

Dia mengaku dirinya sudah mendapat  informasi kedua kubu yang bertarung itu yakni, Wahidin Halim-Andika Hazrumy versus Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

"Kalau hanya ada dua,  bisa diartikan Pilkada Banten adalah pertarungan pro-dinasti melawan anti-dinasti," kata Ray, Kamis (22/09/2016).

Wahidin yang menggandeng anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dianggap dia seolah memberikan jalan segar untuk dinasti Banten berkuasa lagi. " Wahidin kini dianggap membangkitkan kembali dinasti Banten," kata Ray.

Wahidin memang menyangkal hal tersebut,  namun butuh waktu yang panjang untuk membuktikan jika Andika bisa lepas dari pengaruh politik dinasti keluarganya.

Sementara keputusan Rano Karno yang konon menolak putra Atut itu dan menggandeng Embay yang bukan wakil dari keluarga Atut, menurut Ray, menunjukan jika calon Rano benar- benar tidak mau dibayangi politik keluarga Ratu Atut.

 "Dan ini menjadi harapan baru bagi pemilih pemula dan pemilih kalangan menengah yang memimpikan pemimpin baru, non-dinasti," katanya.

Semangat anti-dinasti dan anti-korupsi, menurut Ray, kini sedang didengungkan oleh masyarakat Banten maupun masyarakat di Indonesia dalam Pemilihan kepala daerah serentak 2017.

HIBURAN
Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Oon 'Project Pop' Tutup Usia Usai Tunaikan Shalat Subuh

Jumat, 13 Januari 2017 | 12:22

"Iya setelah shalat subuh," ujar Yossi , Jumat (13/1/2017).

WISATA
Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Menyantap 1.000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara di Pekan Raya Indonesia

Sabtu, 22 Oktober 2016 | 01:00

TANGERANGNews.com-Pekan Raya Indonesia (PRI) menyuguhkan beragam kuliner warisan nusantara yang tersebar dari berbagai daerah di Indonesia. Gerai kuliner warisan nusantara ini berlangsung mulai tanggal 20 Oktober - 6 November 2016 di Hall 10, Indonesia

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

KAB. TANGERANG
Suci Fegita Sari Pemandu Lagu di Balaraja Dilaporkan Hilang

Suci Fegita Sari Pemandu Lagu di Balaraja Dilaporkan Hilang

Selasa, 17 Januari 2017 | 05:00

TANGERANGNews.com-Suci Fegita Sari ,20, seorang wanita yang berprofesi sebagai pemandu lagu dilaporkan sejak 3 Januari 2017 lalu, diculik pria yang meminta uang tebusan.

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim