Connect With Us

Pertarungan Pilkada Banten, Anti Dinasti Vs Pro-Dinasti

Denny Bagus Irawan | Kamis, 22 September 2016 | 15:00

| Dibaca : 4844

Wahidin Halim (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Pertarungan Pilkada Banten mengerucut menjadi bergairah, yakni antara anti dinasti dengan pro dinasti.  Hal itu dikatakan pengamat politik Ray Rangkuti saat mengetahui hanya ada dua kubu yang bertarung dalam Pilkada Banten periode 2017-2021.

Dia mengaku dirinya sudah mendapat  informasi kedua kubu yang bertarung itu yakni, Wahidin Halim-Andika Hazrumy versus Rano Karno-Embay Mulya Syarief.

"Kalau hanya ada dua,  bisa diartikan Pilkada Banten adalah pertarungan pro-dinasti melawan anti-dinasti," kata Ray, Kamis (22/09/2016).

Wahidin yang menggandeng anak mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah dianggap dia seolah memberikan jalan segar untuk dinasti Banten berkuasa lagi. " Wahidin kini dianggap membangkitkan kembali dinasti Banten," kata Ray.

Wahidin memang menyangkal hal tersebut,  namun butuh waktu yang panjang untuk membuktikan jika Andika bisa lepas dari pengaruh politik dinasti keluarganya.

Sementara keputusan Rano Karno yang konon menolak putra Atut itu dan menggandeng Embay yang bukan wakil dari keluarga Atut, menurut Ray, menunjukan jika calon Rano benar- benar tidak mau dibayangi politik keluarga Ratu Atut.

 "Dan ini menjadi harapan baru bagi pemilih pemula dan pemilih kalangan menengah yang memimpikan pemimpin baru, non-dinasti," katanya.

Semangat anti-dinasti dan anti-korupsi, menurut Ray, kini sedang didengungkan oleh masyarakat Banten maupun masyarakat di Indonesia dalam Pemilihan kepala daerah serentak 2017.

TEKNO
Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Tren Chatbot, BBM Siap Luncurkan Tahun Ini

Kamis, 12 Januari 2017 | 11:00

Ia percaya bahwa bot akan mendorong kemajuan besar di dunia teknologi pada tahun ini. Kondisi ini juga didukung oleh keberadaan aplikasi olah pesan yang membuat orang menghabiskan sebagian besar waktunya di ponsel mereka.

HIBURAN
Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Apresiasi Film Bid'ah Cinta, Ansor Banten Nonton Bareng

Kamis, 16 Maret 2017 | 20:00

"Dengan film ini saya kira keberagaman pandangan keagamaan bukan lagi sebuah alat pemecah, tapi sebuah alat motivasi membangun kebersamaan," katanya, Kamis (16/3/2017).

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

"Ketika satu pintu tertutup, pintu-pintu lainnya terbuka, tetapi kita sering terlalu lama menatap dan menyesali pintu yang tertutup itu, sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita."

Alexander Graham Bell