Connect With Us

Panwaslu Kota Tangerang Babat Spanduk Kampanye Calon Gubernur Banten

RANGGA AGUNG ZULIANSYAH | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:00

| Dibaca : 1646

Panwaslu Kota Tangerang Babat Spanduk Kampanye Calon Gubernur Banten (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Panitia pengawasan pemilu (Panwaslu) bekerja sama dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Tangerang melakukan penertiban alat peraga kampanye, serempak di 13 belas Kecamatan yang berada di Kota Tangerang , Kamis (27/10/2016).

Meski hanya diikuti dua pasang bakal calon gubernur dan wakil gubernur,  Pilgub Banten di warnai dengan perang spanduk dan baliho. Sehingga hal itu sangat menggangu pemandangan.

Tampak sejumlah petugas Panwaslu dan Petugas Kebersihan dan Pertamanan berusaha menurunkan alat peraga kampanye di Jalan Daan Mogot, Batuceper,  Kota Tangerang serta di beberapa titik lainnya.

“Penertiban ini dilakukan sesuai dengan instruksi Badan Pengawas Pemilu Provinsi Banten. Sebab, memang belum diatur pemasangan alat peraga. KPU menyatakan saat ini belum masuk tahap kampanye,” terang Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim.

Agus menjelaskan, Panwaslu Kota Tangerang  akan terus membabat habis spanduk kampanye. Bagi pasangan calon gubernur dan tim kampanye yang masih terus  memasang alat peraga yang tidak sesuai dengan peraturanKPU, akan ditindakm tegas. “Akan diberikan sanksi oleh KPU dengan memeberhentikan kampanye,” ujarnya.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Mahasiswa UMT Tangerang Tolak Kebijakan Kampus

Mahasiswa UMT Tangerang Tolak Kebijakan Kampus

Rabu, 18 Januari 2017 | 15:00

TANGERANGNews.com-Puluhan Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) mendemo kampusnya di Kawasan Pendidikan Cikokol, Kota Tangerang, Rabu (18/1/2017). Demo tersebut terkait kebijakan kampus yang memberatkan mahasiswa.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

"Kita tidak membutuhkan alasan untuk menolong orang lain"

Anonim