Connect With Us

Ngeliweut Bersama Menjadi Harta Karun Pariwisata di Lebak

Denny Bagus Irawan | Selasa, 13 Desember 2016 | 05:10

Kabupaten Lebak, dalam rangkaian Peringatan HUT ke-188 menggelar berbagai kegiatan, salah satunya yang unik dan menarik adalah Lebak Liweut Festival yang dilaksanakan pada hari Minggu (11/12) di Alun-alun Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Ban (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)


 
TANGERANGNews.com-Kabupaten Lebak, di rangkaian Peringatan HUT ke-188 menggelar berbagai kegiatan,  salah satunya yang unik dan menarik adalah Lebak Liweut Festival yang dilaksanakan pada hari Minggu (11/12) di Alun-alun Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. 

Didasari keinginan untuk mengangkat potensi kearifan lokal serta menyongsong persiapan visit Lebak 2017, Lebak mencoba menggali budaya dan kebiasaan masyarakat lokal yang salah satunya adalah nge-liweut dan babacakan.

Diikuti lebih 800 peserta yang terdiri dari tiga kategori yaitu perwakilan pondok pesantren,  sekolah dan instansi pemerintah yang di ikuti 2.000 peserta babacakan.

Setiap peserta diwajibkan minimal membawa satu kastrol yang didalam nya sudah dimasak nasi liweut serta aneka lauk pauk pendampingnya. Setelah proses penilaian, selanjut nya ratusan liweut tersebut ditempatkan diatas daun pisang yang telah ditata sedemikian rapat.

Selanjutnya makan bersama  sama (babacakan) dengan seluruh pengunjung yang menyaksikan event tersebut.

Iti Octavia Jayabaya,  Bupati Lebak  mengatakan, bahwa Lebak Liweut Festival ini, selain untuk dapat lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan,  juga sebagai uji coba apakah event ini kedepan dapat menjadi event rutin di Kabupaten Lebak khususnya adalah sebagai sebagai daya tarik bagi siapa saja yang mau datang berkunjung ke Lebak. Khusus-nya para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Rubama,  Ketua Dewan Kesenian Lebak, sebagai salah satu dewan juri di Lebak Liweut Festival mengaku mengapresiasi langkah Pemkab Lebak yang terus melakukan terobosan dalam rangka menggali "harta karun" terpendam yang salah satu nya adalah potensi pariwisata. 

“Diharapkan mampu mengisi ruang yang telah disiapkan oleh pemda berupa regulasi kebijakan untuk meningkatkan pariwisata,  menggali khazanah Budaya lokal,” ujarnya.

KOTA TANGERANG
Kronologis Pelajar SMA Tewas Tertemper KRL Tangerang-Duri yang Menyebabkan 8 Perjalanan Terlambat

Kronologis Pelajar SMA Tewas Tertemper KRL Tangerang-Duri yang Menyebabkan 8 Perjalanan Terlambat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 18:27

Seorang pelajar SMA berinisial DK, 18, tewas setelah tertemper Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line tujuan Tangerang di kawasan Kalideres, Jakarta Barat, pada Kamis 20 Agustus 2026, pagi.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

HIBURAN
Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Siap-siap! Tangerang Culinary Day 2026 Hadirkan Jajanan Khas hingga Konser Musik Gratis

Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:10

Pecinta kuliner di Tangerang dan sekitarnya bersiaplah. Ajang tahunan Tangerang Culinary Day 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada Sabtu, 12 September 2026, bertempat di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill