Connect With Us

Ngeliweut Bersama Menjadi Harta Karun Pariwisata di Lebak

Denny Bagus Irawan | Selasa, 13 Desember 2016 | 05:10

| Dibaca : 897

Kabupaten Lebak, dalam rangkaian Peringatan HUT ke-188 menggelar berbagai kegiatan, salah satunya yang unik dan menarik adalah Lebak Liweut Festival yang dilaksanakan pada hari Minggu (11/12) di Alun-alun Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Ban (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)


 
TANGERANGNews.com-Kabupaten Lebak, di rangkaian Peringatan HUT ke-188 menggelar berbagai kegiatan,  salah satunya yang unik dan menarik adalah Lebak Liweut Festival yang dilaksanakan pada hari Minggu (11/12) di Alun-alun Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. 

Didasari keinginan untuk mengangkat potensi kearifan lokal serta menyongsong persiapan visit Lebak 2017, Lebak mencoba menggali budaya dan kebiasaan masyarakat lokal yang salah satunya adalah nge-liweut dan babacakan.

Diikuti lebih 800 peserta yang terdiri dari tiga kategori yaitu perwakilan pondok pesantren,  sekolah dan instansi pemerintah yang di ikuti 2.000 peserta babacakan.

Setiap peserta diwajibkan minimal membawa satu kastrol yang didalam nya sudah dimasak nasi liweut serta aneka lauk pauk pendampingnya. Setelah proses penilaian, selanjut nya ratusan liweut tersebut ditempatkan diatas daun pisang yang telah ditata sedemikian rapat.

Selanjutnya makan bersama  sama (babacakan) dengan seluruh pengunjung yang menyaksikan event tersebut.

Iti Octavia Jayabaya,  Bupati Lebak  mengatakan, bahwa Lebak Liweut Festival ini, selain untuk dapat lebih dekat dengan masyarakat melalui kegiatan,  juga sebagai uji coba apakah event ini kedepan dapat menjadi event rutin di Kabupaten Lebak khususnya adalah sebagai sebagai daya tarik bagi siapa saja yang mau datang berkunjung ke Lebak. Khusus-nya para wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

Rubama,  Ketua Dewan Kesenian Lebak, sebagai salah satu dewan juri di Lebak Liweut Festival mengaku mengapresiasi langkah Pemkab Lebak yang terus melakukan terobosan dalam rangka menggali "harta karun" terpendam yang salah satu nya adalah potensi pariwisata. 

“Diharapkan mampu mengisi ruang yang telah disiapkan oleh pemda berupa regulasi kebijakan untuk meningkatkan pariwisata,  menggali khazanah Budaya lokal,” ujarnya.

NASIONAL
Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Kerusakan Pipa Air Baku Aetra Tangerang Diperbaiki, Suplai Kembali Normal

Rabu, 15 Agustus 2018 | 15:00

TANGERANGNEWS.com-Pada hari Sabtu (11/8/2018) Aetra Tangerang berhasil menyelesaikan perbaikan kerusakan pipa air baku yang terjadi sejak hari Kamis (9/8/2018) lalu.

AYO! TANGERANG CERDAS
Paramount Land Ajari Pelajar SD  Tangerang Tanam Hidroponik Lewat Green Schools

Paramount Land Ajari Pelajar SD Tangerang Tanam Hidroponik Lewat Green Schools

Jumat, 27 Juli 2018 | 20:14

TANGERANGNEWS.com-Pengembang properti Paramount Land kembali menggelar kegiatan Green Schools di Paramount Nursery, Gading Serpong, KabupatenTangerang, Kamis

BISNIS
Math Coffee and Resto, Kafenya Advokat di Tangerang

Math Coffee and Resto, Kafenya Advokat di Tangerang

Sabtu, 1 September 2018 | 15:31

TANGERANGNEWS.com-Bisnis kafe di Kota Tangerang sudah menjamur. Tentunya bisnis ini sudah diisi banyak pemain yang berkelas

"Kita tidak boleh menerima nasib buruk dan pasrah menerimannya sebagai kutukan. Kalau kita mau hidup bebas, kita harus belajar untuk terbang"

Gie