Connect With Us

Tol Tangerang Siap Hadapi 53 Ribu Kendaraan Per Hari ke Banten

Denny Bagus Irawan | Rabu, 14 Desember 2016 | 17:00

Petugas MMS memegang kartu e-toll dari Himpunan Bank Negara. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

 

TANGERANGNews.com-Pengelola Jalan Tol Tangerang-Merak PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku yang  merupakan bagian dari Grup Astra menyatakan siap mengantisipasi lonjakan arus kendaraan yang akan terjadi pada libur Natal dan Tahun Baru yang mencapai 53 Ribu kendaraan.

Salah satu upayanya mereka yaitu mengoptimalkan pengoperasian gardu di gerbang-gerbang tol serta pembagian Kartu Tanda Masuk (KTM) dengan sistem jemput kendaraan. Kepala Divisi Hukum dan Humas MMS, Nur Indah Permanasari mengatakan,  libur Natal yang berlangsung selama tiga hari itu,  biasanya akan dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung atau berwisata. Puncak arus lalu lintas tersebut diprediksi terjadi pada hari Jumat tanggal 23 Desember 2016.

“Menyusul kemudian puncak lalu lintas libur tahun baru terjadi pada hari Jumat tanggal 30 Desember 2016. Sedangkan untuk lalu lintas tanggal 1 Januari 2017 di pagi hari akan cenderung sepi dan mulai ramai pada sore hari terutama di jalur arah Jakarta,” ujarnya, hari ini. 

Menurut dia, traffic lalu lintas pada puncak libur Natal dan tahun baru ini diperkirakan pertumbuhan kendaraan naik sebesar 0,40% dibanding trafik normal atau rata-rata sebanyak 128 ribuan kendaraan menjadi 164 ribuan kendaraan perharinya selama tanggal 23 Desember 2016 - 1 Januari 2017.

“Prediksi pertumbuhan traffic tersebut berdampak pada peningkatan sebanyak 53 ribu kendaraan per harinya yang akan memasuki Gerbang Tol Cikupa atau sekitar 5.300 kendaraan per jam,” katanya.

Selain itu, MMS juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas jika diperlukan untuk menghadapi lonjakan kendaraan. Jika terjadi peningkatan kendaraan di Serang Timur baik entrance maupun exit dan antrean melewati batas aman, maka lalu lintas akan dialihkan keluar Serang Barat.

Begitu juga jika lonjakan terjadi di Gerbang Tol Cilegon Timur maka akan diarahkan untuk keluar di Cilegon Barat. Sedangkan untuk Gerbang entrance Merak siap menerima pengalihan dari Gerbang Tol Cilegon Barat, Gerbang exit Merak jika antrean melebihi batas aman akan dialihkan keluar Cilegon Barat dan Cilegon Timur.

MMS juga menyiapkan para petugas untuk siaga mengatur antrean di setiap gerbangnya. Armada layanan lalu lintas tol Tangerang-Merak pun siap 24 jam setiap hari untuk membantu dan melayani pengguna jalan Tol Tangerang-Merak.

Terkait adanya pekerjaan peningkatan kualitas jalan yang terjadi di beberapa titik di ruas Tangerang-Merak, pengguna jalan dihimbau untuk tetap waspada. “Dalam pengerjaan ini tentunya telah dipasang rambu kerja agar pengguna jalan menaati rambu lalu lintas di jalan tol dan berkendara dengan waspada dan berhati-hati,” katanya. 

“Untuk mempercepat transaksi pembayaran tol kami juga menyarankan untuk menggunakan kartu prabayar elektronik,” ujarnya.

 

 

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

SPORT
Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Masih Tanpa Emas di Asian Games 2026, Indonesia Ketinggalan di Peringkat 23

Kamis, 24 September 2026 | 12:35

Persaingan klasemen medali Asian Games 2026 terus berubah seiring bertambahnya nomor pertandingan. Hingga Kamis 24 September 2026, Indonesia masih belum meraih medali emas dan berada di peringkat ke-23.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill