Connect With Us

Debat Publik Pilkada Banten, Ini Janji 2 Kandidat

Denny Bagus Irawan | Rabu, 28 Desember 2016 | 15:00

| Dibaca : 1644

Debat Publik Pilkada Banten 2017. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Debat publik Pilkada Banten disiarkan langsung di Metro TV semalam. Dalam debat tersebut, kedua pasangan kandidat tampak kaku dan masih demam panggung.  Kedua pasangan saat diminta moderator untuk menyampaikan visi misinya terlihat masih belum lepas. 

Wahidin Halim misalnya, dia  emosi dengan penonton yang mencibirnya kala dia menyampaikan bahwa dia bersama Andhika Hazrumy anti terhadap korupsi.  Pada bagian ini, Wahidin sempat mengomel kepada penonton yang mencibirnya. 

Sedangkan Rano terlihat keserimpet saat menyampaikan visi misinya ketika menyebutkan kata selaras untuk diteruskan calon Embay Mulya Syarif.  Wahidin Halim mengatakan, Banten harus maju, sejahtera dalam kondisi masyarakatnya yang berahlakul karimah. "Pendidikan harus maju, kita anti korupsi.  Berikutnya kesehatan, masyarakat harus berkualitas. Orang Banten harus sehat.  Kita bangun infrastruktur yang memadai. Biayai kesehatan pernah saya lakukan selama 10 tahun. Dengan KTP gratis. Cukup KTP gratis," ujarnya. 

Andhika lalu melanjutkan, untuk pembangunan Banten harus dilihat dari tiga dimensi tentang penguatan sumber daya masyarakat.  Namun, putra dari mantan gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah itu kehabisan waktu. Andhika tidak sempat melanjutkan penyampaian visi misi. 

Sedangkan Rano Karno menyempatkan diri untuk mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Tangerang yang tepat hari itu berusia 73 tahun. Dia lalu melanjutkan menyampaikan visi misinya. 

"16 tahun lalu Banten berdiri dengan tujuan meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakatnya. Satu setengah tahun saya bekerja keras sebagai gubernur definitif. Namun, rasanya belum cukup untuk mengatasi kesenjangan pembangunan dan meningkatkan kesejahteran masyarakat. Infrastruktir juga harus ditangani serius. Hal ini diperparah oleh korupsi sebagai warisan dari masa lalu yang harus diselesaikan," katanya.

"Banten harus bangkit maju dan sejahtera. Meningkatkan SDM yang berdaya saing. Memperkuat singergi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten /kota yang seimbang dan selaras," katanya. 

Sedangkan Embay Mulya Syarif mengatakan, sebagai orang yang menjadi pelaku sejarah berdirinya Provinsi Banten dia optimis bisa mensejahterakan masyarakat Banten. “Dan saya sebagai salah seorang pelaku sejarah pendiri Banten akan berusaha memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Banten untuk mewejudkannya bersama Rano Karno,” tuntasnya.

 

PROPERTI
Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Mahasiswa Universitas Pancasila Berkunjung ke Green Office Park 9 BSD City

Jumat, 28 April 2017 | 10:00

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Pancasila Jakarta berkunjung ke salah satu proyek Sinar Mas Land yaitu Green Office Park 9 (27/4).

NASIONAL
VIDEO: Jangan Remehkan Campak & Rubbella

VIDEO: Jangan Remehkan Campak & Rubbella

Jumat, 4 Agustus 2017 | 16:00

TANGERANGNEWS.com- Presiden Joko Widodo berpesan agar masyarakat tidak menganggap remeh penyakit campak dan rubella karena sudah terbukti sangat berbahaya jika dibiarkan menjangkiti anak-anak. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencanangkan Kampanye Imunisasi

KOTA TANGERANG
Karnaval Budaya & Sepeda Hias Ramaikan HUT RI di Ciledug Indah

Karnaval Budaya & Sepeda Hias Ramaikan HUT RI di Ciledug Indah

Sabtu, 19 Agustus 2017 | 17:00

TANGERANGNEWS.com-Karnaval budaya dan sepeda hias memeriahkan rangkaian kegiatan memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, di Perumahan Ciledug Indah II, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Jumat (19/8/2017).

TOKOH
Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

Pesan Jazuli Juwaini, Jaga Kemerdekaan dengan Membangun Konsensus Kebangsaan

Senin, 14 Agustus 2017 | 06:00

TANGERANGNEWS.com- Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini kembali melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empa Pilar Kebangsaan di Kelurahan Larangan Utara Kota Tangerang. Saat di hadapan masyarakat, Jazuli Juwaini mengingatkan seiring dengan momentum Hari Kemerdekaan

"Tidak adanya tindakan melahirkan keyakinan dan keberanian. Jika Anda ingin menaklukan ketakutan, jangan duduk di rumah dan memikirkannya saja. Pergilah keluar dan sibukkan diri Anda."

Dale Carnegie