Connect With Us

ICW Desak KPK Usut Kasus Pidana Pencucian Uang Dinasti Atut

Denny Bagus Irawan | Rabu, 28 Desember 2016 | 18:00

| Dibaca : 778

KPK kini tengah mendalami kasus penangkapan yang melibatkan anggota DPRD Banten (istimewa / tangerangnews)

 

TANGERANGNews.com-Peneliti ICW Firdaus Ilyas mengemukakan pengusutan pidana  pencucian uang terhadap Tubagus Chaeri Whardana alias Wawan, adik Ratu Atut, jangan sampai mandeg. Firdaus mengatakan,  dari hasil telusuran penyidikan KPK, sebenarnya sudah jelas alurnya kemana uang pencucian uang itu diarahkan atau lewat siapa saja perantaranya. 

 

"Dari hasil penyidikan itu kan sebenarnya bisa terlihat. Banyak kroni Ratu Atut terlibat dalam proyek infrastruktur, kesehatan. Kroni Atut diduga terlibat di banyak simpul proyek-proyek, dan bermasalah," tegas Firdaus, hari ini. 

 

Firdaus menegaskan, KPK sudah sepantasnya mengembangkan lebih jauh kasus TPPU Wawan, karena sudah terlihat siapa saja yang dijadikan perantara aliran uang.  Kemudian aliran uang dalam bentuk apa saja, tinggal bagaimana KPK dengan sigap mengembangkan kasusnya. 

 

"KPK bisa Melihat siapa saja yang terlibat, atau dalam konteks TPPU menaikkan kasus ini ke persidangan," tegasnya.  

 

Dari temuan ICW dan sejumlah lembaga, dalam kurun waktu tiga tahun (2011-2013) di dua instansi, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Dinas Bina Marga serta Tata Ruang Provinsi Banten, perusahaan milik keluarga Atut mendapat  52 proyek dengan nilai Rp723, 4 miliar.

 

 Setidaknya ada dua lapis gurita bisnis keluarga Atut cs. Lapis pertama adalah perusahaan kepemilikan langsung, yang dikendalikan oleh dinasti Atut. Kedua, perusahaan-perusahaan yang diindikasi sebagai bendera atau kamuflase saja, misalnya punya afiliasi dengan jaringan bisnis.  

 

"Korupsi kroni Atut, membuat hak publik dihilangkan. Ketika kroninya muncul lagi, dengan janji muluk, orang mudah memaafkan dengan janji muluk muluk atau gestur politik yang ramah tamah, kemudian melupakan bahwa keluarganya bagian yang diindikasikan melakukan praktik korupsi yang merugikan publik," tegasnya. 

KAB. TANGERANG
Kebakaran Pasar Sentiong, Dua Kios Ludes Terbakar

Kebakaran Pasar Sentiong, Dua Kios Ludes Terbakar

Senin, 18 Desember 2017 | 23:00

TANGERANGNEWS.com-Sigapnya petugas pemadam kebakaran menjinakkan si jago merah yang membakar Pasar Sentiong membuat api tidak merambat ke kios lainnya.

SPORT
Kota Tangerang Tuan Rumah Kejurnas Bola Voli Indoor 2017

Kota Tangerang Tuan Rumah Kejurnas Bola Voli Indoor 2017

Rabu, 13 Desember 2017 | 14:00

TANGERANGNEWS.com - Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menunjuk Kota Tangerang sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Bola Voli Antar Klub lndoor Junior 2017.

BISNIS
Martha Tilaar Salon Day & Spa Mulai Beroperasi di Karawaci Tangerang

Martha Tilaar Salon Day & Spa Mulai Beroperasi di Karawaci Tangerang

Sabtu, 25 November 2017 | 08:00

TANGERANGNEWS.com-PT Cantika Puspa Pesona sebagai anak perusahaan Martha Tilaar Grup yang menaungi usaha perawatan kecantikan dan

TANGSEL
Cegah Penularan, Petugas RSUD Tangsel Divaksin Difteri

Cegah Penularan, Petugas RSUD Tangsel Divaksin Difteri

Senin, 18 Desember 2017 | 21:00

TANGERANGNEWS.com-Guna meminimalisir dampak penularan wabah difteri di Kota Tangsel. Sebanyak 620 petugas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum Tangsel dilakukan imunisasi vaksin Difteri sejak Jumat (15/12/2017) lalu.

"Dalam hidup, tidak ada seorang pun yang mendapatkan tempat seperti apa yang mereka sangka akan dapatkan. Tapi ketika Anda bekerja dengan keras dan bersikap baik, berbagai hal yang mengagumkan akan terjadi."

Conan O'Brein