Connect With Us

Rano Karno Terima Kasih Netizen atas Laporan adanya Pemufakatan Jahat

Denny Bagus Irawan | Jumat, 30 Desember 2016 | 19:00

Rano Karno saat dikerubuti pendukungnya di Kronjo Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Juru bicara Tim Pemenangan Paslon Nomor 2 Rano-Embay Bonnie Triyana menyatakan, kubunya berterima kasih  terkait dengan rencana pemufakatan jahat  pihak yang sempat muncul dan menyita perhatian publik Banten.

“Pertama-tama tentu kami menyayangkan itikad semacam itu terlintas dan sempat muncul sebagai sebuah niat. Kami menyampaikan terima kasih kepada publik Banten, khususnya para netizen, yang berpartisipasi melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap jalannya penyelenggaraan pilkada yang tengah berlangsung,” kata Bonnie, hari ini.

 Bocornya informasi berupa screenshots dari sebuah grup WA beranggotakan petinggi partai dan relawan aktif pasangan calon nomor satu itu, kata Bonnie,  tentu menjadi catatan buram yang tak semestinya terjadi.

Informasi yang melambung sebagai viral itu membuktikan masyarakat Banten adalah masyarakat yang sadar bahwa demokrasi bukan sekadar slogan.

Masyarakat Banten tidak ingin ada kecurangan terjadi dalam penyelenggaraan pilkada kali ini karena masyarakat Banten percaya pemerintahan yang bersih hanya mungkin lahir dari arena kontestasi yang tak menyisakan noda hitam dalam proses dan penempuhannya.

”Sebagaimana kita ketahui bersama, Alhamdulillah, rencana penolakan itu bisa digagalkan berkat partisipasi aktif para pengguna media sosial yang tak ingin penyelenggaraan pilkada dikotori oleh praktik-praktik machiavelis yang menghalalkan segala cara,” katanya.

Kemarin, calon Gubernur Banten Rano Karno pada kenyataannya mendulang animo dari warga Kronjo yang sejak lama menantikan kehadiran calon gubernur nomor dua. “Kami menyadari, peran netizen yang terlibat secara aktif dalam mencegah rencana jahat itu berpijak di atas itikad yang tulus. Untuk itu, perkenankan saya menyampaikan terima kasih yang mendalam,” tuturnya.

Dia juga meminta, kepada para pendukung pasangan Rano-Embay kami himbau untuk menahan diri dan menghindari provokasi yang dilancarkan pihak-pihak yang tak ingin pilkada berjalan damai.  Bonnie juga menyatakan, jangan biarkan kebencian meluluhlantakkan persaudaraan di antara sesama.

“Jagalah kesantunan dan keadaban di ajang elektoral yang meriah ini. Hindari tingkah polah yang tak patut dalam melakukan persuasi dan kampanye. Kita hendak mengajak, bukan mengejek. Demokrasi meniscayakan akal sehat dan nurani yang waras untuk mendalilkan kekuasaan harus selamanya bebas dari perilaku dan praktik lalim, despotik, dan semena-mena,” ujarnya.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Trotoar Dikuasai PKL? Begini Cara Lapor ke Satpol PP Kota Tangerang

Senin, 27 Juli 2026 | 18:09

Bagi masyarakat Kota Tangerang yang merasa terganggu oleh Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan hingga mencaplok fasilitas umum seperti trotoar, badan jalan, taman, maupun ruang publik lainnya, dapat melaporkannya langsung ke Satpol PP.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill