Connect With Us

Kembangkan Tol Tangerang-Merak, PT MMS Lebarkan Ruas Jalan Jadi 4 Lajur

Dena Perdana | Kamis, 19 Januari 2017 | 18:00

Presiden Direktur PT MMS Wiwiek D Santoso . (tangerangnews / dira)

TANGERANGNews.com - PT Marga Mandalasakti (MMS) tengah mengerjakan pelebaran ruas jalan tol Tangerang-Merak menjadi empat lajur pada tahun 2017. Pengerjaan ini dilakukan dalam rangka mengembangkan pelayanan jalan tol yang mengakomodasi pengguna dalam mengakses ujung barat Pulau Jawa.

 

"MMS menambah kapasitas jalan dengan lajur keempat yang sudah disetujui oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk tahun ini," kata Presiden Direktur PT MMS Wiwiek D Santoso, Kamis (19/1/2017).

 

Penambahan lajur keempat ini menjadi fokus PT MMS setelah di tahun sebelumnya telah merampungkan renovasi beautifikasi sembilan gerbang tol Tangerang-Merak, renovasi lima kantor gerbang dengan prinsip bangunan hijau, dan pembinaan enam SD di Cikande yang kini sudah terakreditasi A.

 

"Hal ini sejalan dengan prioritas Presiden Joko Widodo yang memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur," tutur Wiwiek.

 

Jalan tol Tangerang-Merak merupakan naungan PT MMS yang adalah salah satu dari enam badan usaha jalan tol (BUJT) di bawah Astratel, anak perusahaan PT Astra Internasional Tbk. Hingga saat ini, Astratel sudah memiliki 344,8 kilometer dari target 500 kilometer pada tahun 2020 mendatang.

PROPERTI
Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD

Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28

Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.

KOTA TANGERANG
Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Masalah Utang, Pria di Tangerang Diculik dan Disekap Belasan Jam dalam Kondisi Terikat

Sabtu, 6 Juni 2026 | 01:01

Aksi penyekapan dan ancaman pembunuhan dialami seorang pria bernama Iwan Kurniawan di kawasan Kecamatan Cibodasari, Kota Tangerang.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill