Connect With Us

Pengamat Menilai, Buku si Doel sangat Inspiratif

Mohamad Romli | Minggu, 22 Januari 2017 | 18:00

Selain sebagai pejabat publik, Rano Karno, masih sangat lekat diingat sebagai sosok si Doel. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNews.com-Selain sebagai pejabat publik, Rano Karno, masih sangat lekat diingat sebagai sosok si Doel. Sosok yang sukses memerankan sebagai Doel, anak dari Sabeni yang diperankan almarhum Benyamin Sueb ini dalam sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini menuliskan kisah hidupnya dalam Buku Biografi yang berjudul Si Doel.

 

Bertempat di Hotel Riz, Pandeglang, Minggu (22/1/2017), Buku yang sudah tiga kali dicetak oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama, Jakarta pada bulan Oktober 2016 tersebut dibedah oleh Fatih Zam, pengamat politik dari Universitas Mathla'ul Anwar, Pandeglang, Uday Suhada, Aktivis Anti Korupsi, Direktur Eksekutif Aliansi Lembaga Independen Peduli Publik (ALIPP) dan Deden Hertandi, pengusaha.

 

Dalam acara bedah buku yang dimoderatori Fikri Rosyad, aktivis Rumah Nalar, Pandeglang tersebut, Fatih Zam menilai buku Si Doel karya Rano Karno bukan sekadar cerita otobiografi seorang aktor film. Karena buku itu menurut Fatih berubah menjadi simbol perlawanan seseorang terhadap berbagai tradisi tidak baik dan persoalan-persoalan yang selama ini terjadi di Provinsi Banten.  

 

"Buku Si Doel ceritanya ringan yaitu tentang sosok dan pengalaman Rano Karno sejak kecil sampai sekarang. Isinya memang cukup mendalam dan bisa dibilang menjadi sebuah upaya perlawanan Rano terhadap berbagai persoalan yang muncul dalam hidupnya termasuk saat Rano menjadi pejabat publik,”kata Fatih

 

Kepada peserta yang sebagian besar praktisi Taman Baca Masyarakat (TBM), Fatih juga berharap buku Si Doel bisa menginspirasi pengelola TBM dalam peningkatan animo masyarakat dalam literasi. “Pesan lain dalam buku Si Doel adalah ajakan agar kita semuanya membaca. Membaca apa saja, karena membaca memang kunci dan baiknya SDM (sumber daya manusia),” harapnya.

 

Uday Suhada, Koordinator Alipp menyatakan, Buku Si Doel menceritakan bagaimana Rano mencintai ibu lebih dari yang lain di lingkungan keluarganya. Katanya, cerita-cerita kemiskinan Rano kecil diceritakan secara jujur. “Buku ini sangat objektif dan jujur menceritakan kondisi keluarganya, pegalaman pahit Doel dan suka duka Rano Karno mimpin Banten setahun lebih. Apa yang diceritakan penulis buku layak dijadikan penyemangat bagi masyarakat dalam memajukan daerah,” kata Uday.

 

Sementara Deden Hertandi dalam paparannya menyatakan sudah tamat membaca buku Si Doel. “Apa yang diceritakan dalam buku ini sesuai kenyataan. Dalam bidang usaha misalnya, pada kepemimpinan Rano memang ada kepastikan soal usaha dan tender yang objektif. Pembangunan juga sudah kita rasakan misalnya jalanan yang mulus dan berkualitas. Ini harus dipertahankan agar Banten makin maju,” papar Deden.

 

TANGSEL
Flyover Ciputat Viral Diperbaiki Warga, Pemkot Tangsel Desak Pusat Segera Bertindak

Flyover Ciputat Viral Diperbaiki Warga, Pemkot Tangsel Desak Pusat Segera Bertindak

Jumat, 27 Maret 2026 | 17:42

Aksi warga yang turun tangan memperbaiki kerusakan di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mendapat respons langsung dari pemerintah daerah setempat.

PROPERTI
Pasar Modern Paramount Petals Hadirkan Pengalaman Belanja yang Nyaman

Pasar Modern Paramount Petals Hadirkan Pengalaman Belanja yang Nyaman

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Paramount Petals menghadirkan pengalaman baru dalam berbelanja yang lebih praktis, nyaman, dan menyenangkan.

KOTA TANGERANG
Sarang Tawon Vespa Jumbo 70 Sentimeter Dievakuasi Damkar Ciledug dari Dua Titik Permukiman Padat di Tangerang

Sarang Tawon Vespa Jumbo 70 Sentimeter Dievakuasi Damkar Ciledug dari Dua Titik Permukiman Padat di Tangerang

Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:54

Petugas Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemadam Kebakaran Ciledug dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang mengevakuasi dua sarang tawon vespa dari kawasan permukiman padat penduduk

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill