Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI
Senin, 12 Januari 2026 | 11:20
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TANGERANGNews.com-Mantan Ketua KPK Antasari Azhar menyesalkan komentar salah satu calon gubernur Banten Wahidin Halim yang dengan menuding adanya PKI di Banten. Antasari merasa hal itu sama sekali tak pantas dilakukan hanya demi mengejar kekuasaan.
“Itu sudah keterlaluan. Bisa buktikan enggak, kalau hanya untuk meloloskan saat Pilkada, itu sangat tidak elegan, dewasalah Pak Wahidin. Jangan buat gaduh hanya demi Pilkada. Pilkada itu bicara program dan visi misi, bukan menanam kebencian seperti itu," terang Antasari Azhar di Tangerang, Selasa (24/01/2017).
Menurut Antasari, Wahidin tak seharusnya melakukan hal itu hanya untuk memenangkan Pilkada. Untuk diketahui, Wahidin Halim calon gubernur nomor urut 1 yang berpasangan dengan anak dari Ratu Atut Chosiyah, Andhika Hazrumi saat kampanye di Lapangan Sun Brust BSD Kota Tangsel menyampaikan.
“ Kita akan melawan PKI, kita semngat jihad melawan kebatilan, di sini ada PKI enggak, kita akan lawan PKI,” ujar Wahidin Halim saat 15 Januari 2017 lalu.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.
TODAY TAGPemerintah Provinsi (Pemprov) Banten resmi memulai pembangunan dua Sekolah Rakyat di Lebak dan Pandeglang. Proyek ini direncanakan berjalan cepat dan ditargetkan selesai pada Agustus 2026.
Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews