Connect With Us

Tak Memiliki Biaya untuk Operasi, Riski Dibantu Projo Banten

Mohamad Romli | Kamis, 26 Januari 2017 | 17:00

Tak Memiliki Biaya untuk Operasi, Riski Dibantu Projo Banten (@tangerangnews 2017 / Romly Revolvere)

 

TANGERANGNews.com- Ratih (40) warga kampung Margamukti, desa Bojong, kecamatan Bojong, Pandeglang merasa bahagia ketika Riski Ramadhan (4) anak bungsunya yang menderita bibir sumbing kini bisa dioperasi di Rumah Sakit Islam Jakarta.

"Sudah lama saya minta tolong kesana kesini, tapi mungkin belum jodoh, sekarang ini baru jodohnya," katanya, Kamis (26/1/2017).

Bukan tanpa usaha untuk bisa membawa anaknya ke rumah sakit, istri dari Suhadi (45) ini sudah berupaya untuk meminta bantuan ke pihak desa maupun kecamatan, namun belum membuahkan hasil, sementara Riski juga belum memiliki fasilitas jaminan kesehatan dari BPJS.

"Sudah berkali-kali minta tolong, namun ya pasrah saja, mungkin belum jodohnya, ditambah memang tinggal dipelosok, jauh dari kota," katanya lagi yang juga menceritakan jika profesi suaminya hanya buruh tani dengan penghasilan pas-pasan. 

 

Ratih hanya bisa pasrah, hingga kemudian ia bertemu dengan relawan Projo Banten yang menawarkan bantuan untuk mengoperasi bibir sumbing anaknya. Ratih pun menganggap ini jawaban atas doanya selama ini.

 

"Kalau tidak ada yang membantu, saya tidak bisa berbuat apa-apa, sekarang ada yang membantu, alhamdulilah, saya merasa sangat bahagia," tuturnya lirih.

 

Zulhamedy Syamsi, Sekretaris DPD Projo Banten menceritakan jika informasi awal tentang Riski datang dari anggota Projo Banten, pihaknya kemudian meminta keluarga Riski untuk mengurus beberapa persyaratan administrasi sebagai persyaratan dari pihak rumah sakit. Selang tiga hari setelah diajukan, Riski langsung mendapatkan jadwal pemeriksaan dari rumah sakit.

 

"Setelah mendapatkan jadwal pemeriksaan, kami langsung menjemput Riski dan ibunya di Pandeglang, hari ini sudah diperiksa dokter, dan langsung akan dioperasi," kata Zulhamedy yang turut mendampingi Riski saat pemeriksaan tersebut.

 

Zulhamedy juga menuturkan, kiprahnya ini sebagai panggilan kemanusiaan, mengingat di Banten masih banyak warga tidak mampu yang membutuhkan bantuan, sementara karena kekurangan akses informasi, mereka tidak bisa mendapatkan haknya sebagai warga negara.

"Kami dari Projo Banten berupaya untuk bisa terus membantu warga Banten sesuai dengan kemampuan," imbuhnya.

Dikatakan juga oleh Zulhamedy, jika ada warga Banten yang membutuhkan operasi bibir sumbing secara cuma-cuma serta cepat realisasinya, Projo Banten siap untuk membantu.

 

KAB. TANGERANG
AHY Tinjau Kampung Nelayan Mauk, Pastikan Revitalisasi 110 Rumah Siap Huni dengan Cicilan Murah

AHY Tinjau Kampung Nelayan Mauk, Pastikan Revitalisasi 110 Rumah Siap Huni dengan Cicilan Murah

Kamis, 16 April 2026 | 14:55

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono meninjau revitalisasi Kampung Nelayan Merah Putih di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis 16 April 2026.

PROPERTI
2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

2 Produk Komersial Baru Hadir di Park Serpong, Harga Mulai Rp888 Juta

Selasa, 7 April 2026 | 15:17

LippoLand resmi meluncurkan dua produk komersial terbarunya di Park Serpong yakni THE HIVE TERAZA @ ParkHills Boulevard dan SOHO TREETOPS @ ParkView Drive.

BANDARA
Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Musim Haji 2026, Garuda Indonesia Siagakan 15 Pesawat Jumbo dan Layanan Khusus Lansia

Rabu, 15 April 2026 | 21:10

Menjelang musim haji 1447 H/2026 M, maskapai Garuda Indonesia menyatakan kesiapan penuh untuk menerbangkan lebih dari 100 ribu jemaah ke Tanah Suci.

AYO! TANGERANG CERDAS
Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Dibuka hingga 8 Juli, Begini Tata Cara Pendaftaran pra-SPMB SD 2026 di Kota Tangerang

Selasa, 14 April 2026 | 13:56

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Pendidikan mulai membuka tahapan pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (pra-SPMB) untuk jenjang Sekolah Dasar sejak Senin, 13 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill