Connect With Us

Real Count KPU 100% : WH-Andika 50,93 %, Rano-Embay 49,07 %

Ray | Senin, 20 Februari 2017 | 17:00

Tabulasi suara Pilkada Banten versi KPU. (@tangerangnews 2017 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Calon gubernur dan wakil gubernur Banten nomor urut 1 Wahidin Halim-Andika Hazrumy meninggalkan suara lawannya nomor urut 2, Rano Karno-Embay Mulya Syarief dengan meraih suara 2.405.645 atau 50,93 persen. Rano-Embay meraih 2.317. 847 suara atau 49,07 persen.

Perhitungan tersebut merujuk pada tabulasi suara milik KPU yang berdasarkan dari seluruh TPS, dengan jumlah 16.540 TPS.

Dari keseluruhan 7.732.869 pemilih, sebanyak 4.874.816 (63 persen) pemilih menggunakan haknya. Sedangkan 2.858.053 pemilih (37 persen) pemilih tidak menggunakan hak suaranya alias golput.

Total jumlah suara yang sah yakni 4.714.832, dan suara tidak sah 124.409 suara. Penghitungan real count di laman KPU berdasarkan data entry model C1 dan merupakan hasil sementara. Jika terdapat kesalahan pada model C1, akan dilakukan perbaikan pada proses rekapitulasi di tingkat atasnya.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

OPINI
Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?

Senin, 20 April 2026 | 19:56

-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill