Connect With Us

Pengacara Ratu Atut Emosi dibilang Fitnah Rano

Denny Bagus Irawan | Minggu, 5 Maret 2017 | 18:00

| Dibaca : 2909

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah saat melantik Airin Rachmi Diany dan Benyamin Davnie.@2011. (Dira Derby / Tangerangnews)


TANGERANGNews.com-Perseteruan dua kubu dalam perhetalan Pilkada Banten masih memanas. Dua kubu saling tuding menyoal  seputar kecurangan, upeti, money politics dan politik dinasti.

Pengacara mantan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Tubagus Sukatma emosi saat dirinya dibilang memfitnah Rano Karno.
Sukatma menyebut bahwa nama Rano menerima uang dari hasil korupsi Ratu Atut. Dia juga mengklaim bahwa maksud dari Ketua KPK  Agus Rahardjo yang menyatakan,  pihaknya tengah membidik kasus korupsi setelah proses Pilkada di Banten selesai.

"Saya sebagai pengacara bicara ada dasar dan buktinya. Bukan fitnah," klain Sukatma kepada wartawan, Minggu (5/3/2017).

Kuasa Hukum Rano Karno Badrul Munir sebelumnya menyebut, Sukatma telah panik menghadapi sidang di MK dengan  mengalihkan isu seputar Rano yang terlibat dalam pusara korupsi ibu dari Andika Hazrumy itu.
Sukatma menuturkan dari dakwaan yang ada, tertera jelas disebutkan Rano Karno dalam perkara Alkes menerima bagian Rp. 300 juta. Dan di dalam berkas perkara ternyata beliau adalah penerima aktif.

"Ini masalah hukum, jangan dikait - kaitkan dengan masalah Pilkada lagi," ucap Sukatma.


Seperti diketahui, kubu Rano Karno - Embay Mulya Syarief secara resmi mendaftarkan gugatan hasil Pilgub Banten ke MK.
Rano-Embay kalah dalam perolehan suara dengan pesaingnya yakni Wahidin Halim - Andika Hazrumy dalam pertarungan Pilkada Banten.

"Bagi sebagian orang, mencari makan dari memfitnah orang lain itu ternyata halal," kata Badrul tanpa menjelaskan kepada siapa pernyataan itu ditujukan.


Terpisah, Badrul mengatakan bahwa sikap Sukatma tersebut reaksional. Padahal dirinya tak langsung melayangkan fitnah ke pengacara Ratu Atut itu.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

NASIONAL
PKS Ingatkan Pemerintah Untuk Prioritaskan Kepentingan Publik

PKS Ingatkan Pemerintah Untuk Prioritaskan Kepentingan Publik

Rabu, 7 Juni 2017 | 18:00

TANGERANGNEWS.com-Fraksi PKS DPR menyelenggarakan _Focussed Group Discussion (FGD) dengan tema "Perlindungan Kepentingan Publik dalam Kebijakan Pertanahan di Indonesia" pada Rabu (7/6/2017).

AYO! TANGERANG CERDAS
Kini Binus Univesity Buka Program Studi Baru Program Profesi Insinyur

Kini Binus Univesity Buka Program Studi Baru Program Profesi Insinyur

Senin, 12 Juni 2017 | 11:00

TANGERANGNEWS.com- Binus University membuka studi baru yakni Program Profesi Insinyur (PPI). Theresia Hastuti, Marketing Communication Binus University mengatakan, hal itu seiring dengan rencana dari pemerintah yang gencar melakukan pembangunan infrastru

"Tidak ada yang bisa menghentikan orang dengan sikap mental yang tepat untuk mencapai impiannya, tetapi tidak ada di bumi ini yang dapat membantu orang dengan sikap mental yang keliru."

Thomas Jefferson