Connect With Us

12 Peserta ini Akan Mewakili Tangerang Raya di Musabaqoh Kitab Kuning Banten

Mohamad Romli | Senin, 20 Maret 2017 | 07:00

12 peserta yang masuk ke semifinal Musabaqoh Kitab Kuning yang akan digelar tingkat Banten. (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Setelah melalui serangkaian penilaian oleh dewan juri di babak penyisihan, panitia Musabaqoh Kitab Kuning zona Tangerang Raya yang meliputi Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan memilih 12 peserta yang masuk ke semifinal yang akan digelar tingkat Banten.
 
"12 peserta tersebut berhasil  menyisihkan peserta lainnya dan berhak mewakili zona Tangerang Raya dalam semi final Musabaqoh Kitab Kuning tingkat Provinsi Banten," terang Khoirun Huda, Ketua Pelaksana kegiatan tersebut saat acara penutupan kegiatan di Pesantren Nur Antika, Tigaraksa, Minggu malam (19/3/2017).

Dikatakan juga oleh Huda,  ke-12 peserta tersebut terbagi menjadi dua kategori yakni juara 1, 2 dan 3 putra dan putri pada lomba Qiroatul Kutub Fathul Qorib dan juara 1, 2 dan 3 pada lomba khifdun Nadhom Imrithi.

"Selain mewakili Tangerang Raya di semifinal di Banten, ke-12 peserta tersebut juga mendapatkan tropi dan uang pembinaan dari panitia," tambah Huda.

Sementara itu, Ketua DPW  Partai Kebangkitan Bangsa Provinsi Banten, Rahmat Abdul Gani berharap peserta yang lolos ke semifinal  tersebut mampu terus melaju sampai ke grand final yang akan digelar di Jakarta.

"Saya berharap peserta yang maju ke semifinal di Banten dapat mewakili Provinsi Banten pada Grand Final  Musabaqoh Kitab Kuning yang akan digelar pada bulan Mei di Jakarta," harapnya.

Berikut nama peserta yang lolos ke babak semifinal tersebut. Ahmad Bandazi (Pondok Pesantren Bani Ahsan), Reno Setiadi (Pondok Pesantren Assaadah), Waisul (Pondok Pesantren Nurul Huda), Iis Solehah (Pondok Pesantren Assaadah Sangiyang), Nur Alfi Ikrimah (Pondok Pesantren Assaadah Sangiyang), Indri Ameliani (Pondok Pesantren Assaadah Sangiyang), Maulana Ansori (Pondok Pesantren Asmaul Husna ), Muhamad Fatihudin (Pondok Pesantren Darutafkir), Tarmidzi (UIN Syarif Hidayatullah), Siti Sundariyah (Pondok Pesantren Assaadah Sangiyang), Fitriani (Institut Ilmu Al Qur'an) dan Umi Kulsum (Pondok Pesantren Roudlotussalam).

SPORT
Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Saint Kitts and Nevis Tiba di Bandara Seokarno-Hatta

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:20

Tim Nasional (Timnas) sepak bola Saint Kitts and Nevis tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) pada Senin, 23 Maret 2026 untuk menghadapi Skuad Indonesia dalam turnamen FIFA Series 2026.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

HIBURAN
Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Bukan Cuma Opor, Tradisi Makan Bakso saat Lebaran Ternyata Sudah Ada Sejak 1981

Senin, 23 Maret 2026 | 22:37

Opor, ketupat, dan aneka kue kerap menjadi menu utama saat Hari Raya Idulfitri. Namun setelah terasa dengan sajian khas Lebaran, banyak warga justru beralih mencari semangkuk bakso hangat.

OPINI
Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Idul Fitri dan Matinya Hak Berijtihad di Bawah Stempel Negara

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:37

Ramadan 1447 Hijriah (2026) baru saja membasuh spiritualitas kita, namun ia menyisakan residu kegelisahan yang melampaui urusan ibadah. Di tengah gema takbir yang bersahutan, publik disuguhi tontonan otoritas keagamaan yang tak lagi sekadar memandu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill