Connect With Us

Tolak Pabrik Mayora, Mahasiswa dan Aktivis Semen Kaki di Kota Serang

Mohamad Romli | Rabu, 29 Maret 2017 | 18:00

Kelompok mahasiswa dan aktivis melakukan Aksi penolakan akan berdirinya pabrik Mayora di Pandeglang, aksi tersebut di lakukan depan kampus IAIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH), Kota Serang, Rabu (29/3/2017). (@TangerangNews.com 2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Aksi penolakan berdirinya pabrik Mayora di Pandeglang terus dilakukan oleh kelompok mahasiswa dan aktivis. Kelompok yang tergabung dalam Aliansi Tolak Privatisasi Air (ATPA) tersebut menggelar aksi semen kaki di depan kampus IAIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH), Kota Serang, Rabu (29/3/2017).

Raden Elang Yayan Mulyana, koordinator aksi tersebut kepada TangerangNews.com mengatakan, aksi tersebut digelar sebagai bentuk perlawanan terhadap berdirinya pabrik Mayora di Pandeglang sekaligus juga sebagai bentuk solidaritas atas perjuangan petani Kendeng yang menolak berdirinya pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah.


"Aksi ini adalah sebagai bentuk solidaritas terhadap petani Kendeng, Rembang, Jawa Tengah yang juga melakukan aksi semen kaki di depan Istana, Jakarta. Selain itu, kami menuntut dicabutnya izin PT Tirta Fresindo Jaya (Mayora Grup), di Desa Cadasari, Kabupaten Pandeglang untuk menghentikan kegiatan eksploitasi air di Pandeglang," katanya, Rabu (29/3/2017).

Yayan juga mengatakan, pihaknya menuntut dibebaskannya tiga orang warga yang saat ini ditahan oleh Polda Banten karena ditangkap kemudian dijadikan tersangka perusakan alat berat milik PT. Tirta Fresindo Jaya saat terjadi aksi menolak berdirinya pabrik tersebut beberapa waktu yang lalu.

Acara semen kaki tersebut dimulai sekitar jam 13.00 WIB dan akan diakhiri jam 18.00 WIB. Selain aksi semen kaki, mahasiswa dan aktivis juga menggelar teatrikal.

PROPERTI
Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Hunian Bergaya American Classic Klaster Mimosa Diluncurkan, Harganya Mulai Rp1,6 M

Jumat, 10 Juli 2026 | 18:24

Paramount Petals meluncurkan Mimosa, klaster hunian terbaru bergaya American Classic yang menjadi proyek residensial kelima di kawasan kota mandiri tersebut.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill