Connect With Us

MK Tolak Gugatan Rano Karno, Wahidin Halim Tegaskan Kemenangan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 4 April 2017 | 21:00

| Dibaca : 2899

Wahidin - Andika akhirnya memenangkan Pilkada Banten setelah MK menolak gugatan Rano-Embay, Selasa (4/4/2017). (@TangerangNews2017 / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com- Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan gugatan Rano Karno - Embay Mulya pada Pilkada Banten 2017. Alhasil pasangan Wahidin Halim - Andika Hazrumy tegaskan kemanangan menjadi Gubernur Banten terpilih periode 2017 - 2022.

Pasangan WH - Andika segera menggelar jumpa pers terkait terpilihnya sebagai pemenang pada Pilgub Banten. Konfrensi pers digelar di kediaman Wahidin Halim, Pinang, Kota Tangerang pada Selasa (4/4/2017).

Teriakan takbir pun bergemuruh di rumah mantan Wali Kota Tangerang itu. WH pun mengucapkan rasa syukur dengan terpilihnya menjadi orang nomor satu di Banten.

"Kami akan lari terus ke depan untuk membangun provinsi Banten," ujar Wahidin Halim di kediamannya pada Selasa (4/4/2017).

Pasangan WH - Andika itu mengaku sudah mempunyai konsep dalam membangun Banten. Berbagai program pun sudah disiapkan. "Pejabat yang lain di Banten harus ikuti kita agar tidak ketinggalan," ucap WH.

WH juga akan mengkaji program pembangunan nasional di Banten. Agar dapat mensejahterakan dan membangun rakyatnya. "Ini kan terus berkembang dan melihat dinamika ke depan dengan melaksanakan program nasional di Banten ini," kata WH.

WH - Andika bahkan berjanji guna mengembangkan potensi Banten dan membawanya menjadi lebih baik ke kancah nasional. Berbagai infrastruktur akan dilakukan pembangunan.

"Jalan - jalan di Banten yang rusak akan kami benahi sampai ke pelosok - pelosok," ungkapnya.

Setelah perhelatan Pilkada Banten 2017, pasangan WH - Andika akan menjalin komunikasi dengan rivalnya yakni Rano-Embay. Diharapkan agar pemenang dan kubu yang kalah bersama - sama membangun Banten menjadi lebih maju.

"Saya sama Rano bersahabat, tadi juga sudah dapat selamat dari beliau," papar WH.

Sementara itu, Rano Karno mengatakan, setelah dirinya menggunakan hak konstitusional di MK dan hasilnya ditolak. Rano mengakui kemenangan Wahidin.

"Selamat kepada Pak Wahidin Halim dan Andika Hazrumy sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Banten terpilih untuk masa bakti 2017-2022. Saya percaya gubernur dan wakil gubernur terpilih memiliki kecakapan untuk mengemban amanah masyarakat Banten menjadi lebih maju, sejahtera, dan berkeadaban," katanya.

Kontestasi, kata dia, sudah berlalu. Rano mengucapkan,  rasa terima kasih tak terhingga pada seluruh relawan dan semua kader partai pendukung yang bekerja keras menunjukkan militansinya dalam kerja-kerja pemenangan.

"Kini saatnya kita saling mendukung setiap perihal dan program yang baik bagi masyarakat Banten. Mari kita endap dan kuburkan perselisihan yang barangkali sempat terjadi di masa yang lalu. Inilah waktunya kita kembali bekerja keras untuk Banten bangkit dan maju," katanya.

MANCANEGARA
7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

7 Makanan Daging Hewan sadis di Dunia

Senin, 28 November 2016 | 19:00

Sebab, cara penyajian gurita hidup tersebut dianggap kejam. Sebenarnya bukan hanya gurita hidup, beberapa restoran dunia juga terkenal dengan penyajian hidangan yang anti-mainstream dan kontroversial. Berikut tujuh cara penyajian hidangan yang dianggap ke

OPINI
Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Tanpa Perempuan Generasi Bangsa Terhambat

Rabu, 8 Maret 2017 | 07:00

Perempuan bukan hanya sekedar pelampiasan hasrat semata, tapi juga sebagai gerbang peradaban, yang sering kali menjadi korban kekuatan patriakhi. Pada beberapa hal, perempuan sering menjadi objek eksploitasi, baik dalam rumah tangga, kantor, pabrik, jalan

TOKOH
SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

SOSOK : IPDA Edy Arianto, Kapospol Tanpa Cacat

Rabu, 26 April 2017 | 13:00

TANGERANGNews.com- Disela kesibukanya dalam mengemban amanah sebagai anggota Polri. Ipda Edy Arianto tanpa henti tetap memperhatikan kebersihan lingkungan yang ada di sekitarnya.

"Jangan pernah ragu dengan potensi yang ada dalam diri kita. Cobalah lihat kupu-kupu, seandainya saja dia memiliki keraguan, maka dia akan hidup dan mati sebagai seekor ulat bulu yang hanya bisa merangkak."

Larispique Philidor