Connect With Us

Belasan Rumah Terancam Longsor

| Selasa, 19 Januari 2010 | 19:31

Longsor (TangerangNews / dens)


TANGERANGNEWS-Sebanyak 12 rumah yang terdapat di bantaran Sungai Ciujung, tepatnya di Kampung Gambiran, Desa Muara Dua, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak terancam longsor. Bahkan dari 12 rumah yang dihuni 86 jiwa ini, dua rumah diantaranya sudah mengalami kerusakan, akibat tergusur air Sungai Ciujung yang meluap.
 
Dari data yang dihimpun, kedua rumah yang rusak itu yakni milik Juhroh, 40, dan Rohman, 38. Kedua rumah  itu telah mengalami kerusakan di bagian dapurnya. “Dapur rumah kami nyaris roboh setelah air Sungai Ciberang meluap pada Minggu (18/1) sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Juhroh, hari ini.
 
Sementara itu, untuk kondisi 10 rumah lainya pun terancam roboh, sabab tanah milik warga yang berada dibelakang rumahnya sudah mulai terkikis karena abrasi. Awalnya, luas tanah warga berjarak 2 – 4 meter, namun kini sudah semakin menyusut.. “Saat ini jarak rumah ke pinggir sungai ada yang tinggal 10 cm,” paparnya.Camat Cikulur Edi
 
Nurhedi menyatakan, saat musim hujan ini pihak kecamatan belum menginstruksikan kepada warga untuk meninggalkan rumah mereka. Namun, warga diminta tetap waspada saat melihat air Sungai Ciujung meluap. “Saya sudah ingatkan warga agar berhati-hati,” kata Camat Cikulur Edi Nurhedi.Menurut Edi, warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciujung juga belum direncanakan akan direlokasi ketempat yang lebih aman. “Pemkab Lebak akan segera melakukan penanganan longsor ini,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya beserta beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melakukan peninjauan terhadap lokasi longsor di Kampung Gambiran. Saat melakukan peninjauan, Bupati Lebak berencana melakukan sudetan dan
memasang gronjo agar arus sungai pada musim hujan tidak lagi menyebabkan abrasi pada tebing tersebut. “Walau dengan keterbatasan anggaran, kami akan berupaya untuk
mencari dana penanganan longsor ini dari Pemprov Banten dan Pemerintah Pusat,”
kata Mulyadi Jayabaya.(dira)

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

KAB. TANGERANG
Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Ditangkap Polisi Usai Tawuran Pakai Molotov di Citra Raya, Belasan Pelajar Nangis di Pangkuan Orang Tua

Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:57

Sebanyak 17 orang pelajar diamankan oleh jajaran Polsek Panongan usai terlibat aksi tawuran antar kelompok di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Senin 26 Oktober 2026, malam.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill