Connect With Us

BKKBN Banten Himbau Perempuan Nikah Diatas Usia 21 Tahun

Yudi Adiyatna | Senin, 23 Oktober 2017 | 16:00

Kepala Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN Provinsi Banten Yeti Rismayati saat memberikan materi dalam kegiatan sosialisasi BKKBN di Kantor Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang Tangsel , Senin (23/10/2017). (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Advokasi Penggerakan dan Informasi BKKBN Provinsi Banten Yeti Rismayati mengatakan usia menikah yang ideal bagi seorang perempuan adalah saat kaum hawa tersebut memasuki usia 21 tahun.

"Untuk perempuan minimal usia 21 tahun menikah dan yang laki-laki 25 tahun usia menikahnya," ungkap Yeti Rismayati saat kegiatan Sosialisasi KIE Kreatif BKKBN di Kantor Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Pamulang Tangsel , Senin (23/10/2017)

Usia 21 tahun, dikatakannya, merupakan usia dimana  alat reproduksi seorang perempuan sudah memasuki tahap ideal dan secara kesehatan telah siap untuk dapat mengandung calon jabang bayi di rahimnya.

"Kenapa 21 tahun karena kita lihat dari kesehatan reproduksinya, karena banyak resiko yang akan timbul jika nikah muda atau nikah di bawah usia tersebut," ungkapnya.

Ditambahkannya, menikah muda dalam beberapa kasus dapat menyebabkan berbagai permasalahan kesehatan yang timbul dan dialami oleh si perempuan yang nanti nya akan mengandung jabang bayi.

"Dari sisi kesehatannya, seorang Perempuan yang menikah lalu hamil di bawah usia 21 tahun rentan mengalami keguguran, pendarahan, kanker rahim dan sebagainya. Maka dari itu BKKBN menghimbau agar perempuan menikah di atas usia 21 tahun," ucapnya.

Sementara itu, dalam kegiatan yang dihadiri sekitar 200 Ibu-ibu di Kelurahan Pondok Cabe Ilir tersebut, turut hadir juga Anggota DPR RI dari Komisi IX Siti Masrifah yang dalam kesempatan tersebut mendukung program pengendalian penduduk yang dilaksanakan oleh BKKBN sebagai mitranya di DPR RI.

Siti Masrifah menambahkan sebagai wilayah dengan laju pertumbuhan penduduk yang tinggi. Kota Tangsel sebagai kota Jasa dan Perdagangan harus mampu sebisa mungkin mengendalikan jumlah penduduknya. Dirinya mengimbau , setiap keluarga cukup punya 2 anak saja. "Anak laki-laki atau perempuan jangan dibedakan. Cukup dua anak dalam satu keluarga,"  ujarnya.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill