Connect With Us

BKKBN : Angka Partisipasi KB Kota Tangerang di bawah Rata-rata Provinsi

Yudi Adiyatna | Rabu, 1 November 2017 | 15:00

Kepala bidang keluarga sejahtera dan pemberdayaan keluarga BKKBN Provinsi Banten Drs.Nafis saat memberikan materi sosialisasi KIE Kreatif Kependudukan di Kelurahan Sudimara Barat, Ciledug, Tangerang ( 1/11/2017). (@TangerangNews.com / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Kepala Bidang Keluarga Sejahtera Dan Pemberdayaan Keluarga BKKBN Provinsi Banten Nafis mengungkapkan, angka keikutsertaan pasangan suami Istri di Kota Tangerang dalam ber-KB (Keluarga Berencana) masih di bawah rata-rata Provinsi Banten yakni sebesar 60,65%.

"Kota Tangerang berdasarkan data dari hasil Susenas 2015 diketahui tingkat keikutsertaan pasangan suami istri dalam program KB sebesar 54,45% dibandingkan dengan angka rata-rata Provinsi Banten yang sebesar 60, 65%," ungkap Nafis, dalam kegiatan Sosialisasi KIE Kreatif Kependudukan BKKBN Provinsi Banten di Kelurahan Sudimara Barat, Ciledug, Tangerang (1/11/2017).

Dikarenakan hal tersebut pula, Nafis menyebutkan, Kota Tangerang memiliki laju pertumbuhan penduduk lebih tinggi dibandingkan rata-rata Provinsi Banten. Kota Tangerang diketahui memiliki angka laju pertumbuhan penduduk sebesar 2,28% dibandingkan rata-rata Provinsi Banten sebesar 2,14% pertahun.

"Dibanding wilayah lain di Banten, Kota Tangerang kepadatan penduduknya paling tinggi dibandingkan wilayah lain di Provinsi Banten karena memang lahannya terbatas dibandingkan wilayah lainnya," ungkapnya.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi IX Siti Masrifah yang ikut memberikan sosialisasi kepada sekitar 150 peserta Ibu-ibu yang hadir berharap, para pasangan suami istri di Kota Tangerang bisa mewujudkan generasi berencana di keluarga.

"Mari kita wujudkan Generasi berencana dalam keluarga, jangan kawin terlalu muda. Secara kesehatan belum siap (rahim wanitanya). Kalo pun sudah terlanjur ditunda dulu kehamilannya, tunggu sampai benar-benar siap," ungkap Masrifah.(RAZ/HRU)

KOTA TANGERANG
Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Tolak Bayar Japrem Rp10 Ribu Per Hari, Pedagang Buah Bentrok dengan Preman di Ciledug, 5 Luka Bacok

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:35

Aksi premanisme berujung bentrokan berdarah terjadi di Jalan Raden Fatah, Kelurahan Sudimara Barat, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang pada Rabu 1 Juli 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dipicu para pedagang buah yang menolak membayar jatah preman

KAB. TANGERANG
Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Bupati Tangerang Diberikan Bantuan Oksigen

Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Bupati Tangerang Diberikan Bantuan Oksigen

Jumat, 3 Juli 2026 | 01:06

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau di lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang yang sudah berlangsung selama dua hari.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill