Connect With Us

Banyak Pekerja Non Formal di Tangerang Belum Tercover BPJS

Muhamad Heru | Minggu, 12 November 2017 | 14:00

Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea menjadi narasumber dalam kegiatan Diseminasi Sistem Jaminan Sosial Nasional bagi pekerja sektor informal, Kamis (9/11/2017) di Fame Hotel, Tangerang. (@TangerangNews.com / Muhamad Heru)

TANGERANGNEWS.com-Anggota Komisi IX DPR RI Marinus Gea, menyoroti minimnya jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan Bukan Penerima Upah (BPU) di Tangerang. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Diseminasi Sistem Jaminan Sosial Nasional bagi pekerja sektor informal, Kamis (9/11/2017) di Fame Hotel, Tangerang.

“Untuk wilayah Tangerang Selatan saja dari data yang dihimpun ada 114.000 peserta BPJS Ketenagakerjaan sektor formal, sedangkan sektor informalnya hanya 4000,” ungkapnya.

Marinus mengatakan, jomplangnya angka tersebut harus menjadi perhatian bagi jajaran Direksi BPJS Ketenagakerjaan.

“Para pekerja yang masuk dalam kategori informal ini bekerja selama 24 jam aktif. Bahkan resiko kecelakaan kerja mereka sangat tinggi, jadi sosialisasi kepada masyarakat harus ditingkatkan kembali,” ungkap politisi PDI Perjuangan itu.

Maka dari itu, Marinus berharap lewat kegiatan yang menghadirkan para komunitas dan kelompok kerja sektor informal bisa semakin ditingkatkan kembali.

“Sebagai penyelenggara negara, sudah menjadi kewajiban kita untuk melindungi rakyat dan memberikan rasa nyaman kepada rakyat,” singkatnya.

Dalam acara tersebut banyak para pekerja yang yang turut hadir dalam berbagai profesi ada buruh, nelayan, gojek online, ukm, dan lain-lain.

Sementara dari salah satu driver gojek online Rendi Apri Anggoro,  mengaku saat ini masih banyak rekan seprofesinya yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan BPU. “Kami hanya tau dari iklan di media massa saja, sedangkan sosialisasi seperti ini yang lebih mendalam saya rasa masih sangat kurang,” ungkapnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Curhat Ke DPRD, Bertahan Hidup dengan Gaji Rp65 Ribu Sebulan

Selasa, 12 Mei 2026 | 23:39

Sejumlah guru yang berasal dari Perkumpulan Guru Madrasah Mandiri (PGMM) Kabupaten Tangerang menyampaikan aspirasi kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, perihal kesejahteraan serta ketidakjelasan status kerja guru madrasah.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Pemkot Tangerang Fasilitasi Warga Berpenghasilan Rendah Punya Hunian Legal, Targetkan 1.000 Rumah

Selasa, 12 Mei 2026 | 18:45

Dinas Perumahan, Pemukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang resmi meluncurkan program SAHABAT MBR (Sahkan Bangunan Bersama Rakyat Masyarakat Berpenghasilan Rendah).

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill