Connect With Us

Kecelakaan di Tol Tangerang-Merak Capai 581 Kasus

Muhamad Heru | Senin, 27 November 2017 | 17:00

Tol Tangerang-Merak. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Angka Kecelakaan di Tol Tangerak-Merak terus meningkat pada setiap tahunnya. Sampai bulan November di tahun 2017 ini saja sudah mencapai angka 581 kecelakaan.

Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Mandalasakti, Sunarto Sastrowiyoto mengatakan bahwa penyebab dari banyaknya terjadi kecelakaan di Tol merupakan akibat dari kurangnya konsentrasi dalam mengendarai kendaraan.

"Dari jumlah kecelakaan terbanyak adalah akibat dari manusia sendiri kurangnya persiapan, mengantuk, kurangnya antisipasi, jadi kita perlu pendidikan dan tukar pikiran kepada pengguna jalan bagaimana cara berkendara yang baik untuk keselamatan," tuturnya dalam keterangan Pers pada Sabtu (25/11/2017).

Menurut Sunarto, faktot lain terjadinya kecelakaan di Tol Tangerang-Merak adalah kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang.

"Namun ketentuan dengan SPM dalam waktu 1x24 jam Lubang tersebut harus ditambal. Sebetulnya, kalau ada lubang dan pengendara jalannya pelan-pelan tidak akan terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Sunarto menghimbau untuk para pengguna jasa Tol Tangerang-Merak diharapkan mengikuti rambu-rambu lalu lintas yang ada. “Sehingga untuk pengendara lebih aman, nyaman, bisa memasyarakat dalam menggunakan jalan dengan pengendara lainnya," jelasnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Hanguskan 28 Gudang, Kerugian Kebakaran di Kosambi Tangerang Ditaksi Capai Rp28 Miliar

Hanguskan 28 Gudang, Kerugian Kebakaran di Kosambi Tangerang Ditaksi Capai Rp28 Miliar

Kamis, 17 September 2026 | 10:50

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menaksir kerugian kebakaran di Kawasan Pergudangan Kosambi Permai, Kecamatan Kosambi, mencapai Rp80 miliar.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill