Connect With Us

Pemuda Tani Desak Gubernur Banten Tolak Komoditi Impor

Yudi Adiyatna | Kamis, 1 Februari 2018 | 15:00

| Dibaca : 647

Pengurus DPD Pemuda Tani Banten (@TangerangNews / Yudi Adiyatna)

TANGERANGNEWS.com-Dibukanya kembali kran impor beberapa komoditi bahan pokok seperti beras, gula, garam hingga buah-buahan oleh Pemerintah Pusat menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Khususnya masyarakat di Provinsi Banten yang masih banyak wilayahnya terhampar lahan-lahan pertanian produktif yang dikelola oleh masyarakat.

Ketua DPD Pemuda Tani Banten, H Ade Awaludin mendesak Pemprov Banten untuk tegas menolak komoditi pangan impor yang masuk ke wilayah Banten. Menurut Ade, sudah sepantasnya Banten sebagai wilayah pertanian lebih memprioritaskan produk-produk pertanian hasil dari wilayahnya sendiri dan lebih memberdayakan petani lokal dibandingkan harus menerima produk impor.

BACA JUGA:

"Pemuda Tani Banten mendorong Pemprov Banten tolak komoditi impor, kita tidak ingin wilayah Banten ini jadi ketergantungan bahan impor padahal luas pertanian kita masih luas," ujar Ade, Kamis (1/2/2018).

Ade mendesak, Gubernur Banten Wahidin Halim untuk berkomitmen seperti beberapa kepala daerah lain yang secara tegas menolak masuknya komoditi impor ke wilayahnya.

"Sampai saat ini kita belum melihat sikap ataupun statemen tegas dari Gubernur Banten terkait penolakannya terhadap komoditi impor," ucap Ade.

Senada dengan Ade Awaludin, Sekjen DPD Pemuda Tani Banten Abdul Sutara bahkan mengatakan pihaknya dalam waktu dekat ini akan menyelenggarakan aksi dalam rangka menyelamatkan kelompok-kelompok tani di Banten dari serbuan pangan impor.

"Kita akan gelar aksi dalam rangka menyelamtkan kelompok tani di Banten, kita mendesak Pemprov Banten membeli komoditi petani Banten dengan harga yang memadai," ucapnya.

Bahkan disebutkannya, DPD Pemuda Tani Banten siap membentuk tim sweeping yang akan diturunkan ke lapangan, untuk mensweeping komoditas pangan impor yang berada di pasaran jikalau Pemprov Banten tidak berani menunjukkan sikap tegasnya dan keberpihakannya kepada para petani. 

"Jika itu tidak diperhatikan serius, DPD Pemuda Tani Banten akan membentuk tim sweeping melibatkan seluruh pengurus, pemuda tani dan kelompok Gapoktan dalam aliansi pemuda tani untuk melakukan sweeping mendata produk-produk impor di Banten," tegasnya.(RAZ/RGI)

NASIONAL
Tabrakan di Tol Kedaton, 6 Orang Luka Berat

Tabrakan di Tol Kedaton, 6 Orang Luka Berat

Minggu, 13 Januari 2019 | 17:00

TANGEARNGNEWS.com-Enam orang dikabarkan mengalami luka berat akibat kecelakaan antara Bus Asli Prima dengan truk tronton di Jalan Tol Jakarta-Merak, tepatnya di gerbang tol Kedaton, Cikupa,a Minggu (13/1/2018).

BISNIS
Gaet Milenial, Pegadaian Buka The Gade Coffee & Gold di Tangerang

Gaet Milenial, Pegadaian Buka The Gade Coffee & Gold di Tangerang

Sabtu, 29 Desember 2018 | 06:40

TANGERANGNEWS.com-PT Pegadaian (Persero) meresmikan The Gade Coffee & Gold di Kota Tangerang. Kedai kopi ke-23 ini merupakan upaya

"Tidak pernah ada kata terlambat untuk menjadi seperti apa yang Anda inginkan."

George Elliot