Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Tawuran dua kelompok pelajar di Jalan Raya Puspitek, Kecamatan Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018) disorot Gubernur Banten, Wahidin Halim. Bahkan, sosok yang akrab disapa WH itu terjun langsung ke dua sekolah yang terlibat.
"Kemarin Gubernur sudah mendatangi dua sekolah itu, dan berdiskusi dengan ketua yayasan dan kepala sekolahnya," ujar Ikhsan Ahmad, staf ahli Gubernur Banten kepada TangerangNews.com, Kamis (2/8/2018).
Dalam diskusi itu, kata Ikhsan, WH meminta meminta agar segera dibangun komunikasi antar dua sekolah yang berseteru itu, baik dari pihak kepala sekolah dan Organsasi Intra Sekolah (OSIS).
"Gubernur sangat prihatin dan menyesalkan peristiwa tawuran itu, sehingga meminta segera dibangun komunikasi antar sekolah itu," tambahnya.
Lanjut Ikhsan, WH juga berpesan, peristiwa serupa tidak boleh kembali terjadi, karena bukan saja merugikan siswa, sekolah dan keluarganya tapi juga merugikan dunia pendidikan.WH menegaskan, pengawasan terhadap siswa bukan hanya dengan pendekatan pencegahan pada kenakalan pelajar, namun diperlukan harmonisasi program pendidikan.

"Apakah itu ekstrakulikuler atau program lainnya yang dapat menjadi jembatan komunikasi antar sekolah. Sehingga, setiap sekolah berkompetisi dalam prestasi bukan dengan cara-cara yang liar seperti ini," jelas Ikhsan memaparkan harapan WH.
Masih kata Ikhsan, pelajar di Banten dituntut Gubernur memiliki peran dan keberanian dalam hal yang positif. Selain itu, aktif menggali nilai-nilai inovatif dan mau berpacu untuk suatu prestasi yang dapat dibanggakan.
"Karena pelajar yang berprestasi tentu akan menjadi kebanggan kita semua," tukasnya.
Diketahui, puluhan pelajar yang terlibat tawuran dari dua sekolah yakni SMK Sasmita Jaya Pamulang dan SMK Bhipuri terjadi di depan Taman Tekno, Jalan Raya Puspitek, Setu, Tangsel, Selasa (31/7/2018). Selain menggunakan batu, dua kelompok pelajar itu juga membawa beragam senjata tajam.
Akibat tawuran itu, Ahmad Fauzan, pelajar kelas 3 di SMK Sasmita Jaya, Pamulang mengalami luka serius dikepala. Senjata tajam sejenis pedang tertancap dipipi kirinya. Bahkan tim medis di RS Hermina, Serpong tidak bisa melakukan tindakan medis karena keterbatasan perlengkapan medis. Korban kemudian dirujuk ke RSCM Jakarta.(MRI/RGI)
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGBagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
Hampton Square @ Paramount Gading Serpong menyiapkan rangkaian acara bertajuk One Year in Motion untuk memperingati ulang tahun pertamanya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews