Connect With Us

Honorer K2 Kota Tangerang Juga Geruduk Pemprov Banten

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 18 September 2018 | 17:53

Massa dari honorer Kategori 2 (K2) berunjuk rasa di kantor Pusat Pemerintah Provinsi Banten, di Jalan Syekh Nawawi al-Bantani, Kota Serang, Selasa (18/9/2018). (TangerangNews.com/2018 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Ribuan massa honorer Kategori 2 (K2) juga turut serta berunjuk rasa di kantor Pusat Pemerintah Provinsi Banten, di Jalan Syekh Nawawi al-Bantani, Kota Serang, Selasa (18/9/2018).

Sekitar 5.000 massa aksi tumpah ruah menuntut pemerintah membatalkan rekrutmen CPNS 2018 melalui jalur umum, 700 orang diantaranya honorer K2 berasal dari Kota Tangerang 

"Kami menuntut tidak menerima adanya pendaftaran CPNS jalur umum seperti yang digelar besok," jelas Heru Suharsono Ketua FK2HI Kota Tangerang.

demo

Selain menolak penerimaan CPNS 2018, massa aksi juga menuntut pemerintah untuk mencabut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan) No 36 dan 37 Tahun 2018 serta mengangkat K2 menjadi PNS skala prioritas.

"Kami ingin meminta Gubernur mengintruksikan Wali Kota dan Bupati untuk membuatkan SK (Surat Keputusan) legalitas guru honor, juga keikutsertaan guru honorer bersertifikasi skala prioritas," tambah Heru.

Heru menuturkan ribuan honorer K2 yang berdemonstrasi ini sangat menaruh harapan dan ingin dihargai oleh pemerintah lantaran telah mengabdi selama puluhan tahun dengan honir di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Banten.

"Mudah-mudahan dengan cara kami turun ke lapangan ini, mereka bisa memahami kami. Boleh dikata semut kalau keinjak ya lama-lama menggigit, apalagi kami," tegasnya.

Negosiasi antara demonstran dengan pemerintah maupun wakil rakyat berjalan alot. Namun, pemerintah dan wakil rakyat menjanjikan akan mengabulkan permintaan terutama membatalkan rekrutmen CPNS 2018 melalui jalur umum.

"Pertemuan tadi, kami semua menerima dan akan melihat perkembangan. Jika tidak diinventarisir, kami akan turunkan massa lebih banyak ke tingkat pusat," tandasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

KOTA TANGERANG
Nyaris Merembet ke Pabrik Kimia, Kebakaran Pabrik Oli Bekas di Cibodas Padam Setelah 5 Jam

Nyaris Merembet ke Pabrik Kimia, Kebakaran Pabrik Oli Bekas di Cibodas Padam Setelah 5 Jam

Rabu, 4 November 2026 | 19:34

Kebakaran hebat yang melanda gudang penyimpanan sekaligus pengolahan limbah oli bekas di Jalan Kali Sabi, Kelurahan Uwung Jaya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Rabu dini hari 4 November 2026, nyaris merembet ke pabrik kimia.

TEKNO
Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Cegah Serangan Siber PHP2Shell, Pemkot Tangerang Amankan 157 Aplikasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:21

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill