Connect With Us

Polisi Ungkap Perampokan di Tol Tangerang-Merak

| Kamis, 6 Mei 2010 | 17:07

Tampak perbaikan jalan tol Tangerang-Merak (tangerangnews / tangerangnews/dira)

 
TANGERANGNEWS- Anggota Polda Banten mengungkap komplotan pelaku perampokan truk yang mengakut biji coklat seberat 16,5 ton  milik PT Sumatera Well Fermanted Cocoa yang dilakukan di jalan tol Tangerang – Merak pada Mei 2009 lalu. Polisi telah berhasil membekuk tiga dari delapan tersangka yang terlibat dalam kasus tersebut, hari ini.
 
Dari informasi yang dihimpun, ketiga pelaku yang berhasildibekuk itu yakni Saripudin alias Udin Dongkrak, 34, warga Kepandaian, Desa Sindang Sari, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang; Aas, 38, warga Kampung Penyairan, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang; dan Alex,35, warga Jakarta.
 
Untuk tersangka Aas dan Alex saat ini telah menjadi tahanan Polda Metro Jaya karena terlibat dalam pencurian dengan kekerasan pencurian kendaraan bermotor. Sedangkan untuk Saripudin saat ini ditahan di Polda Banten.
 
Terbongkarnya kasus perampokan ini, berawal dari ditemukanya biji coklat di sebuah gudang di Cengkareng, Tangerang, yang dikontrak oleh pelaku. Pemilik gudang yang curiga dengan adanya coklat tersebut, kemudian melaporkanya ke Polda Banten. Dari hasil penyelidikan, ternyata biji coklat tersebut adalah milik PT Sumatera Well Fermanted Cocoa yang telah dirampok oleh para pelaku.
 
Pelaksana harian (Plh) Kabid Humas Polda Banten, AKBP Gunawan mengatakan, coklat berada didalam mobil truk fuso dengan nomor polisi B9288 GH yang diberangkatkan dari Lampung itu awalnya akan dibawa ke PT Ceres, Bandung. Karena Imron Sagita dan kernetnya Ismail tidak mengetahui alamat tersebut, kemudian minta diantarkan oleh Saripudin.Namun saat berada di Pintu Tol Ciujung, Serang, teranyata Saripudin telah ditemani tiga orang temanya. (si/dira)

OPINI
Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Korupsi dan Politik Pilih-Pilih Standar Global

Jumat, 23 Oktober 2026 | 19:42

Wacana redefinisi korupsi yang dilemparkan oleh Dewan Ekonomi Nasional (DEN) memicu kegaduhan baru di ruang publik. Pemerintah mengusulkan agar penegakan hukum tindak pidana korupsi bergeser mengikuti standar global

HIBURAN
Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Halloween Makin Seru di Living World Alam Sutera, Ada Singing Pumpkin hingga Kompetisi Kostum

Senin, 26 Oktober 2026 | 18:23

Living World Alam Sutera menghadirkan rangkaian Halloween Spooky Garden yang berlangsung hingga 1 November 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BANTEN
Pemprov Banten Dorong Pemantauan Real-Time Kasus Kekerasan Anak Bareng Komnas PA

Pemprov Banten Dorong Pemantauan Real-Time Kasus Kekerasan Anak Bareng Komnas PA

Selasa, 27 Oktober 2026 | 18:38

Kekerasan terhadap anak tengah marak terjadi di Provinsi Banten, termasuk kasus perundungan pelajar di wilayah Tangerang Selatan yang tengah menjadi sorotan belakangan ini.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill