Connect With Us

Akhirnya 112 Rumah di Pulo Panjang Serang Menikmati Listrik 24 Jam

Achmad Irfan Fauzi | Selasa, 9 April 2019 | 11:42

Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS saat memberikan sambutan dalam kegiatan launching penyalaan listrik 24 jam di warga Desa Pulo Panjang, Selasa (9/4/2019). (TangerangNews.com/2019 / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 112 rumah di Desa Pulo Panjang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten akhirnya dapat menikmati listrik selama 24 jam. Sebelumnya, mereka hanya bisa menggunakan layanan listrik pada malam hari dengan menumpani tetangga.

Layanan listrik tersebut dilaunching PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Distribusi Banten UP3 Banten Utara yang telah memeterisasi 100 persen pelanggannya di Desa Pulo Panjang, Selasa (9/4/2019).

Kegiatan launching penyalaan listrik 24 jam di warga Desa Pulo Panjang, Selasa (9/4/2019).

Direktur Regional Jawa Bagian Barat PLN Haryanto WS mengatakan, jumlah pelanggan di desa tersebut sebanyak 691 pelanggan, yang sebelumnya hanya menikmati layanan pada malam hari dan kini menikmati layanan 24 jam.

Menurutnya, 112 rumah di desa tersebut menumpang distribusi listrik kepada tetangganya yang terdaftar sebagai pelanggan. Kini mereka dimeterisasi lewat program Corporate Sosial Responsibility ini.

"Kami berharap kepada masyarakat di Desa Pulo Panjang untuk menjaga listrik operasi 24 jam ini dengan pemakaian yang sehat," ujarnya dalam peresmian di kantor Desa Pulo Panjang.

Haryanto menuturkan, dalam empat tahun terakhir memang PLN telah melakukan pembangunan distribusi listrik di tiap-tiap desa yang belum terlayani.

"Kita juga menyisir rumah-rumah yang sudah ada jaringan listrik untuk bisa nyambung pemberian listrik gratis," katanya.

Kegiatan launching penyalaan listrik 24 jam di warga Desa Pulo Panjang, Selasa (9/4/2019).

Ia menambahkan, PLN pun akan membangun pembangkit induk untuk kebutuhan 35.000 megawatt bagi masyarakat di Indonesia.

"Di Banten fasilitas listriknya memang luar biasa. Ke depan, kami terus bekerja keras agar minimal 99 persen masyarakat di Indonesia dapat menerima pasokan listrik," tuturnya.

Sementara itu, Plt Kepala Desa Pulo Panjang Wahyu Iwan Setiawan yang tampak menangis karena terharu ini mengucapkan terimakasih karena desanya telah teraliri listrik seharian penuh. "Sebelumnya kami pesimis untuk mendapatkan listrik 24 jam ini. Tapi Alhamdulillah berkat doa dan kerja keras semua pihak dapat terealisasi," tukas Kades berusia 26 tahun ini.(RAZ/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill