Connect With Us

5 Rampok Gondol Truk Pembalut dan Popok

| Minggu, 30 Mei 2010 | 16:34

Ilustrasi Perampok (ist / ist)


TANGERANGNEWS-Perampokan di jalan bebas hambatan kembali terjadi. Kali ini, nasib sial harus diterima pengemudi truk pembawa popok bayi. Perampokan tersebut dialami oleh Komarudin, pengemudi truk berisi pembalut merk Kotex dan popok Huggies dan tissu Kleenex. Perampokan itu terjadi pada Sabtu, (29/5) pukul 04.00. Saat itu dirinya sedang beristirahat di tempat peristirahatan jalan tol Jakarta - Merak.
 
Saat berhenti di peristirahatan, Komarudin tiba-tiba didatangi oleh pelaku yang langsung menyekap dan mengikatnya, kemudian dibawa masuk ke dalam kendaraan roda empat milik pelaku dan diturunkan di tol Jagorawi.

Komarudin menceritakan saat itu dirinya sendirian dan hendak beristirahat karena lelah, "Tiba-tiba saja mereka menarik dan menyekap saya, keadaan saat itu sepi," katanya.

Setelah menurunkan korban, para pelaku yang diduga berjumlah lima orang itu lalu membagi peran dengan pelaku lainnya yang mengambil alih kendaraan truk milik Sayid Abdurahman,34,dan membawa kabur. Sayid kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Polda Metro Jaya.

Jenis truk milik Sayid sendiri bermerk Mitsubishi dengan nopol B 9808 PI buatan tahun 2002, warna biru, yang berisi 21 kodi pembalut wanita merk Kotex, 12 kodi popok bayi merk Huggies dan 1 karton tissue merk Kleenex. Kasus tersebut kini ditangani Satuan Jatanras Polda Metro Jaya dan kelima pelaku sedang dilakukan lidik dan pengejaran. (dira)

NASIONAL
Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik

Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28

Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill