Connect With Us

Senin, Air PDAM TKR di Cisoka, Balaraja & Tigaraksa Tidak Mengalir

Advertorial | Jumat, 14 Juni 2019 | 23:04

Pengumuman PDAM Tirta Kerta Raharja. (Humas PDAM TKR / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Pelanggan PDAM Tirta Kerta Raharja (TKR) di wilayah Solear, Cisoka, Balaraja dan Tigaraksa diimbau untuk segera menampung air. Pasalnya pada Senin (17/6/2019) mendatang akan ada pekerjaan interkoneksi Pipa, sehingga air tidak mengalir.

Dalam pengumuman bernomor 690/096-SPP yang diunggah di akun Instagram @humas.pdamtkr, akun resmi PDAM TKR Tirta Kerta Raharja, Jumat (14/6/2019), gangguan pelayanan air bersih itu akan terjadi pada pukul 08.00 - 20.00 WIB.

" Sehubungan dengan adanya pekerjaan Interkoneksi Pipa Transmisi Air Baku di Intake Solear cabang Tigaraksa, maka akan dihentikan aliran air sementara di area pelayanan di Cabang Tigaraksa pada Senin, 17 Juni 2019, Pukul 08.00 - 20.00 WIB ," bunyi isi pengumuman tersebut.

Karena penghentian pelayanan sementara tersebut, pelanggan pun dihimbau untuk menampung air sebagai langkah antisipasi memenuhi kebutuhan air bersih.

Wilayah yang terdampak karena penghentian pelayanan sementara tersebut diantaranya Kampung Pasir Kihiang (Solear), Kampung Selapajang (Cisoka), Perumahan Bukit Gading Cisoka. 

Pelanggan di wilayah Kecamatan Balaraja yang terdampak yaitu Kampung Pabuaran Gembong, Kampung Jeret Sukabakti, Kampung Nagreg, Kampung Pasir dan Pasir Jaha, Kampung Tobat/Peuteuy, Kampung Kosambi, Kampung Tegal Murni, Kampung Kabembem, Kampung Talagasari, Kampung Cariu, Kampung Sangereng, Kampung Nambo, Kampung Kedaung Bakung, Kampung Talaga Asem dan Asrama Polisi Balaraja.

Sementara di Kecamatan Tigaraksa yang terdampak yaitu pelanggan di Perum Puri Permai, PWS Tigaraksa, Kampung Tegal Baru dan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang.(ADV)

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANDARA
Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Cegah Penyakit Berbahaya, 399 Anjing dan 261 Kucing Jalani Karantina Ketat di Bandara Soetta pada 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 15:26

Sebagai garda terdepan biosekuriti nasional, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Banten terus memperkuat sistem pengawasan terhadap lalu lintas hewan yang melintasi Bandara Soekarno-Hatta.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill