KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang kondisinya mulai membaik. Namun, 4 warga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dugaan sementara warga keracunan ikan pindang. Hingga Rabu (19/6/2019) malam, sekitar 36 orang mengeluh sakit perut dan terserang diare setelah mengkonsumsi ikan.
Meski begitu, sebagian besar dari warga sudah pulang ke rumah masing-masing setelah mendapat penanganan dari tim medis.
"Sudah pada pulang ke rumah masing-masing, 4 orang dibawa ke RSUD Serang, sudah ditangani sama tim dokter," kata Camat Mancak, Injul Arob saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2019).
Keempat warga tersebut dinyatakan kondisinya perlu perawatan lebih lanjut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Tim medis juga masih mendirikan posko di Desa Sangiang mengantisipasi adanya warga yang mengeluh sakit serupa.
"Memang kondisinya diare. Posko tetep ada di Desa Sangiang buat antisipasi kalau ada warga yang sakit lagi," ujarnya.
Petugas Dinas Kesehatan saat ini masih melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab warga keracunan itu.
"Kalau penyebabnya belum bisa menduga-duga, kita nunggu hasil lab (laboratorium), karena masih diuji lab di Dinkes," tutupnya. (MI/MRI/RGI).
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) memastikan pelayanan publik berbasis digital tetap berjalan lancar. Pemkot juga menjamin seluruh data pribadi masyarakat berada dalam kondisi aman
Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).
Menanggap aksi mahasiswa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tubagus Asep Nurdin, menyatakan bahwa pihaknya memandang dinamika dan perbedaan pandangan publik sebagai bagian yang menyehatkan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews