Connect With Us

Kondisi Memburuk, 4 Orang Keracunan Ikan Pindang Dilarikan ke RS

Mohamad Romli | Kamis, 20 Juni 2019 | 11:52

| Dibaca : 900

Puluhan warga Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang terbaring lemas di posko darurat di MTS Mancak. Mereka menderita diare setelah mengkonsumsi ikan pindang, Rabu (19/6/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang kondisinya mulai membaik. Namun, 4 warga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Dugaan sementara warga keracunan ikan pindang. Hingga Rabu (19/6/2019) malam, sekitar 36 orang mengeluh sakit perut dan terserang diare setelah mengkonsumsi ikan.

Meski begitu, sebagian besar dari warga sudah pulang ke rumah masing-masing setelah mendapat penanganan dari tim medis. 

"Sudah pada pulang ke rumah masing-masing, 4 orang dibawa ke RSUD Serang, sudah ditangani sama tim dokter," kata Camat Mancak, Injul Arob saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2019).

Keempat warga tersebut dinyatakan kondisinya perlu perawatan lebih lanjut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Tim medis juga masih mendirikan posko di Desa Sangiang mengantisipasi adanya warga yang mengeluh sakit serupa.

"Memang kondisinya diare. Posko tetep ada di Desa Sangiang buat antisipasi kalau ada warga yang sakit lagi," ujarnya.

Petugas Dinas Kesehatan saat ini masih melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab warga keracunan itu.

"Kalau penyebabnya belum bisa menduga-duga, kita nunggu hasil lab (laboratorium), karena masih diuji lab di Dinkes," tutupnya. (MI/MRI/RGI).

SPORT
Persita Gagal Curi Poin di Kandang Persikabo

Persita Gagal Curi Poin di Kandang Persikabo

Minggu, 15 Maret 2020 | 23:13

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang gagal meraih poin saat bertandang ke Stadion Pakansari, Bogor.

OPINI
Pemilukada Tahun 2010

Pemilukada Tahun 2010

Rabu, 20 Mei 2020 | 16:53

Oleh : Zulpikar, Komisioner bawaslu Kabupaten Tangerang

"Belajar dari hari kemarin, hiduplah untuk hari ini, berharaplah untuk hari esok "

Albert Einstein