Kerja Sama Sampah Tangsel Berlanjut, Kota Serang Dapat Rp57 Miliar Per Tahun
Kamis, 1 Januari 2026 | 22:04
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang kondisinya mulai membaik. Namun, 4 warga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dugaan sementara warga keracunan ikan pindang. Hingga Rabu (19/6/2019) malam, sekitar 36 orang mengeluh sakit perut dan terserang diare setelah mengkonsumsi ikan.
Meski begitu, sebagian besar dari warga sudah pulang ke rumah masing-masing setelah mendapat penanganan dari tim medis.
"Sudah pada pulang ke rumah masing-masing, 4 orang dibawa ke RSUD Serang, sudah ditangani sama tim dokter," kata Camat Mancak, Injul Arob saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2019).
Keempat warga tersebut dinyatakan kondisinya perlu perawatan lebih lanjut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Tim medis juga masih mendirikan posko di Desa Sangiang mengantisipasi adanya warga yang mengeluh sakit serupa.
"Memang kondisinya diare. Posko tetep ada di Desa Sangiang buat antisipasi kalau ada warga yang sakit lagi," ujarnya.
Petugas Dinas Kesehatan saat ini masih melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab warga keracunan itu.
"Kalau penyebabnya belum bisa menduga-duga, kita nunggu hasil lab (laboratorium), karena masih diuji lab di Dinkes," tutupnya. (MI/MRI/RGI).
Pemerintah Kota (Pemkot) Serang resmi melanjutkan kerja sama pengelolaan sampah dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
TODAY TAG-Produk kriya rotan asal Indonesia kembali membuktikan kualitasnya di panggung internasional. Brand lokal ROKA Collection sukses mencuri perhatian dalam ajang bergengsi Seoul Design Festival 2025 yang berlangsung pada 12–16 November 2025 di Seoul
Penutupan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang di Kota Tangerang Selatan belakangan ini memicu krisis pengelolaan sampah yang cukup serius. Dampak dari kebijakan tersebut terlihat dari munculnya tumpukan sampah di berbagai jalan
Suasana duka masih menyelimuti keluarga besar Abdul Aziz, 19, remaja yang tewas secara tragis di tangan Abdul Mugni, 23, temannya yang berprofesi sebagai guru ngaji.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews