Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK
Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TANGERANGNEWS.com-Puluhan warga Desa Sangiang, Kecamatan Mancak, Kabupaten Serang kondisinya mulai membaik. Namun, 4 warga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Dugaan sementara warga keracunan ikan pindang. Hingga Rabu (19/6/2019) malam, sekitar 36 orang mengeluh sakit perut dan terserang diare setelah mengkonsumsi ikan.
Meski begitu, sebagian besar dari warga sudah pulang ke rumah masing-masing setelah mendapat penanganan dari tim medis.
"Sudah pada pulang ke rumah masing-masing, 4 orang dibawa ke RSUD Serang, sudah ditangani sama tim dokter," kata Camat Mancak, Injul Arob saat dikonfirmasi, Kamis (20/6/2019).
Keempat warga tersebut dinyatakan kondisinya perlu perawatan lebih lanjut hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Tim medis juga masih mendirikan posko di Desa Sangiang mengantisipasi adanya warga yang mengeluh sakit serupa.
"Memang kondisinya diare. Posko tetep ada di Desa Sangiang buat antisipasi kalau ada warga yang sakit lagi," ujarnya.
Petugas Dinas Kesehatan saat ini masih melakukan uji laboratorium untuk mengetahui penyebab warga keracunan itu.
"Kalau penyebabnya belum bisa menduga-duga, kita nunggu hasil lab (laboratorium), karena masih diuji lab di Dinkes," tutupnya. (MI/MRI/RGI).
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kembali hadir di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang, pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews