Connect With Us

Antre Sejak Pagi, Ribuan Orang Padati Job Fair Cilegon

Mohamad Romli | Rabu, 26 Juni 2019 | 11:24

Suasana para pelamar yang menganteri di ajang _job fair& Cilegon, Rabu (26/6/2019). (TangerangNews/2019 / Mochamad Iqbal)

 

TANGERANGNEWS.com - Ribuan orang yang berburu lowongan kerja mengantre sejak pukul 07.00 WIB di ajang _job fair& Cilegon, Rabu (26/6/2019).

Antrean pelamar yang mengenakan kostum hitam-putih mengular hingga pintu masuk hotel Grand Mangku Putra, Cilegon.

Ribuan pencari kerja itu sudah mempersiapkan persyaratan yang akan diajukan ke perusahaan yang sudah membuka stand di dalam aula hotel .

Ada sekitar 40 perusahaan yabg terdaftar di Job Fair Cilegon untuk menyerap tenaga kerja lokal. Perusahaan itu berasal dari berbagai wilayah di Banten.

"Mudah-mudahan ini bisa menyerap tenaga kerja. Kita tahu ini bukan hanya dari Cilegon tapi dari seluruh Banten," kata Wali Kota Cilegon Edu Ariadi di lokasi, Rabu (26/6/2019).

Edi berharap ajang pameran kerja ini dapat mengurangi pengangguran yang ada di Banten, khususnya Cilegon.

"Kita berharap dengan job fair ini bisa mengurangi angka pengangguran," kata dia.

Cilegon diakui menjadi magnet para pencari kerja lantaran kota ini disebut sebagai kota Industri. (MI/MRI/HRU)

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

TEKNO
Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Digunakan Untuk Konten Tak Senonoh, Komdigi Blokir Sementara Grok AI

Senin, 12 Januari 2026 | 11:20

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) resmi memutus sementara akses aplikasi chatbot berbasis kecerdasan artifisial (AI) Grok.

OPINI
Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Pendidikan sebagai Perlawanan Perempuan terhadap Kemiskinan Struktural

Senin, 12 Januari 2026 | 20:30

Kemiskinan tidak pernah benar-benar netral. Ia punya wajah, dan sering kali wajah itu adalah perempuan. Ketika kemiskinan terjadi, perempuan biasanya menjadi pihak yang paling dulu mengalah, paling lama bertahan, dan paling sedikit didengar.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill