Connect With Us

Efisiensi Perizinan, KSOP Terapkan Inaportnet di 5 Pelabuhan

Mohamad Romli | Rabu, 7 Agustus 2019 | 18:27

Kegiatan Sosialisasi dan Uji Coba Inaportnet pada TUKS, Rabu (7/8/2019). (@TangerangNews / Mochamad Iqbal)

TANGERANGNEWS.com–Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten Herwanto mengatakan, akan memberlakukan sistem inaportnet di 5 pelabuhan yang menjadi terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS). Penerapan itu dilakukan untuk menunjang pengurusan izin yang lebih efisien.

Rencananya, ada sekitar 5 TUKS yang dinilai pihaknya cukup siap untuk menjalani sistem inaportnet. Penerapan inaportnet pada kelima TUKS ini ditargetkan akan diberlakukan pada tahun 2020 mendatang.

"Kita targetkan 5 dahulu untuk menerapkan hapi pape ini di 2020. Yang jelas KBS sudah siap, kemudian ada juga TUKS milik asing, itu kita inventarisir. Ada juga IKPP (Indah Kiat Pulp and Paper) itu juga cukup besar, nanti kita inventarisir," kata Herwanto, Rabu (7/8/2019).

Rencana penerapan ini, kata dia tentunya melalui proses uji coba. Dari uji coba sistem pada MV China Pioneer di Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera (KBS) beberapa waktu lalu, sistem hapi pape dinyatakan telah berhasil dilakukan.

"Setelah ini kita lakukan uji coba, dengan dammy dulu, kemudian kita uji real dengan MV China Pioneer, ternyata bisa," ujarnya.

Pada dasarnya, lanjut Herwanto banyak manfaat yang didapat oleh pengguna jasa dari penerapan hapi pape tersebut. Pengguna jasa selain dapat mengakses sistem di kepelabuhanan lebih cepat secara online dan  hemat biaya, paparnya, sistem juga meminimalisir berbagai penyimpangan.

"Jadi Pengguna jasa tidak perlu datang ke kantor pelayanan. Cukup dengan menggunakan aplikasi di kantornya, bisa juga dijalan. Kemudian mereka tidak ke kantor, secara finasial lebih hemat lagi. Kemudian tidak ada contact person lagi antara petugas pelayanan dan pengguna jasa sehingga tidak ada unsur kolusi," kata dia

Sementara itu, Director And Operation PT KBS, Widi Hartono mengatakan, sejauh ini KBS sudah memiliki dua sistem pelayanan kepelabuhanan yang diberlakukan secara online. Penerapan inaportnet sebelumnya telah diterapkan di Terminal Umum Cigading 1. Kini dengan basis Port of Cigading Information System (pocis) yang dimiliki KBS, kata dia, penerapan hapi pape di TUKS Cigading 2 sudah bisa diterapkan.

Lebih lanjut Widi menerangkan, penerapan sistem ini memberi berbagai kemudahan kepada pengguna jasa. Pengguna jasa tidak lagi perlu mengurus dokumen kapal secara manual tapi sudah bisa mengakses langsung dengan sistem yang ada secara daring (online).

"Jadi tidak perlu lagi ke kantor KSOP. Begitu masuk ke sistem kita pocis, dia sudah booking kapal, dia sudah masuk langsung ke inaportnet. Jadi sudah bisa memastikan pelabuhan sudah bisa masuk kapal tersebut. Kan susah, ke pelabuhan ke KSOP. Sekarang cukup satu tempat, mereka masuk ke komputer, ke website kita, pocis, inaportnet, keduanya langsung conect. Langsung approve tanpa kita kirim surat ke KSOP, tanpa kita harus tanda tangan persetujuan ke agen. Kapal sudah langsung bisa sandar dan bongkar muat," ujarnya.(MRI/RGI)

TagsBanten
BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

BANTEN
Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Hadir di KEK ETKI Banten, Urus Dokumen Keimigrasian Kini Tinggal ke Beranda Imigrasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:49

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan meresmikan fasilitas Beranda Imigrasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (ETKI) Banten, BSD City, Kabupaten Tangerang

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill