Connect With Us

PWNU Banten Peringati Hari Santri Nasional di Masjid Raya Al-Bantani

Muhamad Ikbal | Kamis, 17 Oktober 2019 | 09:53

Hari Santri Nasional (HSN). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap 22 Oktober akan disemarakkan Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama (PWNU) Banten dengan beragam kegiatan. Salah satunya, istigasah.

Kegiatan yang dihelat di Masjid Raya Al-Bantani, Kawasan Pusat Perkantoran Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Banten itu akan dimulai dengan salat tahajud bersama, Selasa (22/10/2019).

Hal itu diungkapkan Ketua Panitia HSN 2019 PWNU Banten, K.H. Imaduddin Utsman. 

Immduddin mengatakan, acara ini kerjasama antara PWNU Banten dengan Gubernur Banten yang mengikutsertakan para kiai dan santri dari pondok-pondok pesantren di Banten. 

"Acara Hari Santri ini akan dimulai dengan salat tahajud yang dilakukan masing-masing peserta yang terdiri dari para kiai, santri dan tokoh serta pejabat Pemprov Banten," ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Kemudian, setelah tahajud, acara dilanjutkan dengan salat subuh berjamaah yang akan diimami oleh Rois Syuriah PWNU Banten K.H. Tubagus Abdul Hakim. 

"Kemudian akan dilanjutkan dengan istigasah akbar yang dipimpin oleh ulama kharismatik Banten Abuya Muhtadi Dimyathi. Setelah istigasaah acara akan dilanjutkan dengan upacara kebangsaan yang dipimpin Gubernur Banten, Wahidin Halim," tambahnya.

Selain itu, untuk memeriahkan suasana, panitia juga menggelar penampilan musik bernuansa islami.

Baca Juga :

Panitia berharap, para santri di Banten berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, karena Hari Santri menjadi momen penting setiap tahunnya.

"Kami memgharapkan peserta bisa mulai datang ke Masjid Raya Al Bantani sebelum jam empat (jelang subuh, Selasa, 22/10/2019). Agar acara berlangsung sempurna," tambah Sekretaris Panitia, Gus Imron Gomrowi.

Sementara ketua PWNU Banten, KH. Bunyamin Hafidz mengungkapkan, peringatan Hari Santri tahun sebelumnya dihelat di Masjid Sultan Maulana Hasanuddin di kawasan Kesultanan Banten. Sedangkan untuk tahun ini digelar di Masjid Raya Al Bantani di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten. Menurutnya, pilihan tersebut mengandung makna filosofi bahwa santri harus progresif dan berfikir maju.

"Masjid Sultan Banten mengisyaratkan sejarah panjang penyebaran Islam di Provinsi Banten dan Masjid Al Bantani mengiyaratkan kemajuan yang kini dicapai Provinsi Banten dalam upaya menyejahterakan masyarakat baik lahir maupun batin. Santri harus aktif berperan dalam setiap proses pembangunan," pungkasnya.

Selain Gubernur dan Wakil Gubernur, acara ini rencana akan dihadiri oleh para pejabat dan tokoh Provinsi Banten.(RMI/HRU)

KAB. TANGERANG
Rugikan Negara Rp2 M, Kejari Tangerang Tetapkan Kidon Ginting Tersangka Kasus Korupsi Dana BOP PKBM

Rugikan Negara Rp2 M, Kejari Tangerang Tetapkan Kidon Ginting Tersangka Kasus Korupsi Dana BOP PKBM

Senin, 24 Agustus 2026 | 22:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang menetapkan Kidon Ginting, 58, sebagai tersangka dalam dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)

NASIONAL
Rekening Donasi Aksi Warga Pati Diblokir, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Rekening Donasi Aksi Warga Pati Diblokir, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:35

Rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok diblokir menjelang rencana aksi warga Pati di depan Gedung DPR RI pada Kamis 27 Agustus 2026, mendatang.

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

BANDARA
WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

WN Korsel Kepergok Selundupkan 8 Biawak Dalam Koper di Bandara Soekarno-Hatta

Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07

Aksi nekat warga negara Korea Selatan (Korsel) berinisial JJ, 25, berujung jeruji besi. Ia diringkus setelah kedapatan menyelundupkan satwa liar endemik Indonesia yang disembunyikan di dalam kopernya, di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta)

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill