Connect With Us

Dianggap Limbah, Cilegon Gunakan Slag Nikel & Plastik untuk Konstruksi Jalan

Mohamad Romli | Kamis, 28 November 2019 | 20:38

Proyek industri plastik PT Chandra Asri Chrmical dan perusahaan smelter PT Growth Java Industry dalam penggunaan slag nikel untuk lapis pondasi bawah pembangunan jalan. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Slag nikel yang selama ini dianggap limbah mulai digunakan sebagai campuran aspal. Cilegon mulai memanfaatkan slag nikel sebagai lapis pondasi bawah pengganti batu.

Selain limbah slag nikel, pemerintah kota Cilegon mulai memanfaatkan plastik sebagai campuran untuk mengaspal jalan. Pemkot mulai bekerja sama dengan industri plastik PT Chandra Asri Chrmical dan perusahaan smelter PT Growth Java Industry dalam penggunaan slag nikel untuk lapis pondasi bawah pembangunan jalan.

"Nanti PU juga akan uji coba, kemarin aspal plastik itu kan MoU dengan saya, ini nanti dari material nikel ini," kata Wali Kota Cilegon Edi Ariadi kepada wartawan, Kamis (28/11/2019).

Rencananya, Pemkot Cilegon akan menggunakan slag nikel untuk pembangunan Jalan Lingkar Utara. Pemanfaatan ini dirasa bakal menghemat hingga 30 persen dibanding penggunaan batu biasa.

Diketahui, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sedang menyusun peraturan yang menghilangkan slag nikel dari kategori limbah B3. Selama ini, slag nikel dikategorikan limbah B3. Padahal, negara-negara lain sudah memanfaatkan slag nikel sebagai pengganti agragat dan campuran beton.

Direktur PT Growth Java Industry. David Cornelius mengungkapkan, pabriknya sudah mengantongi izin pemanfaatan slag nikel sebagai lapis pondasi bawah jalan dan campuran beton. Perusahaannya kini sudah bekerja sama dengan PT Wika untuk pemanfaatan slag nikel.

"Kita sebagai pemegang izin pemanfaatan boleh memanfaatkan sesuai dengan izinnya bahwa izinnya untuk digunakan sebagai lapis pondasi atas lapis pondasi bawah jalan sudah ada, juga sebagai material konstruksi jalan itu juga sudah ada SNI-nya," kata David.

Pemanfaatan slag nikel sebagai material konstruksi jalan, juga bisa dimanfaatkan untuk reklamasi. Di luar negeri reklamasi banyak menggunakan slag nikel karena mempunyai kekuatan daya tekan hingga 20 persen.

"Sebetulnya kalau slag digunakan sebagai material pondasi di Indonesia tahun 73 sudah digunakan di Pomala, Nusa Tenggara oleh PT Antam, cuma belakangan ini sejak keluarnya PP 101 dikualifikasikan sebagai limbah B3 banyak masyarakat jadi khawatir," ujarnya.(MRI/RGI)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

KOTA TANGERANG
Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12

Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill