Connect With Us

TSS Selat Sunda Berlaku Juni 2020, Kemenhub Siapkan Infrastruktur Keselamatan

Mohamad Romli | Rabu, 4 Desember 2019 | 14:29

Sosialisasi karakteristik perairan dan pengawasan kapal peyeberangan di selat sunda, Rabu (4/12/2019). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com - Bagan pemisahan alur laut atau traffic seperation scheme (TSS) mulai berlaku pada Juni 2020 mendatang. Insfrastruktur keselamatan mulai disiapkan jelang pemberlakukuan TSS.

TSS resmi berlaku pada 2020 melalui hasil sidang International Maritime Organization (IMO) Maritime Safety Commite ke-101 di London, Inggris. Pengajuan TSS ke IMO sudah dilakukan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beberapa tahun lalu.

"Dengan ditetapkannya TSS Selat Sunda kita pemerintah harus bisa memastikan kesiapan infrastruktur berkaitan dengan sistem monitoring kita, di mana saat ini kita kan sudah memiliki VTS Merak dan pemberlakuan TSS itu kan akan dimulai bulan Juni tahun 2020," kata Kasubdit Telekomunikasi Pelayaran Ditektorat Kenavigasian Dirjen Hubla, Dian Nurdiana kepada wartawan, Rabu (4/12/2019).

Kapal-kapal yang melintas di Selat Sunda, kata Dian mencapai 50 ribu pada 2018. Kepadatan itu lalu lintas kapal harus diatur melalui bagan pemisahan alur laut. Dengan begitu, infrastruktur keselamatan perlu disiapkan.

"Nah di situ kita harus pastikan terkait aspek keselamatan infrastrukturnya harus bisa siap dalam rangka melayani kapal-kapal yang melintas maupun crossing di Selat Sunda," ujarnya.

Di sisi lain pemberlakuan TSS, penerapan automatic identification system (AIS) pada kapal-kapal yang lalu lalang di Selat Sunda. Apabila itu dilakukan, maka kapal yang melintasi Selat Sunda akan terdeteksi melalui Vessel Traffic System (VTS).

"Yang tidak kalah penting lagi berkaitan penerapan AIS, ini juga sangat penting, jadi ke depan tentunya kapal-kapal penumpang mulai GT 35 dan kapal-kapal ikan nelayan mulai GT 60 bisa kita monitor melalui VTS. Kapal-kapal besar yang GT-nya 300 ke atas bisa memonitor kapal-kapal yang GT-nya lebih kecil, ini juga sangat penting bagaimana upaya-upaya kita dalam rangkat meningkatkan aspek sisi keselamatan berlayar di Selat Sunda," tuturnya.(MRI/RGI)

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill