Connect With Us

Pertamina Bangun Jalur Evakuasi Tsunami di Pesisir Pantai Cilegon

Mohamad Romli | Rabu, 5 Februari 2020 | 21:53

Jalur evakuasi tsunami di sekitar Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten yang dibangun Pertamina. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-PT Pertamina membangun jalur evakuasi tsunami bagi warga di sekitar Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten. Jalur evakuasi itu dilengkapi dengan titik berkumpul di bukit dengan ketinggian 15 meter di atas permukaan laut.

Pembangunan jalur evakuasi berawal dari peristiwa tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Desember 2018 lalu. Warga di sekitar Terminal LPG Tanjung Sekong ketika itu berhamburan dan lari ke atas bukit tanpa ada jalur evakuasi.

"Jalur evakuasi dibangun jika terjadi keadaan darurat paling tidak untuk menenangkan warga. Jadi warga itu sudah ada titik kumpulnya, kalau dulu ada tsunami kemarin kan warga tergopoh-gopoh bingung mau lari ke mana," kata Manager Unit Terminal LPG Tanjung Sekong, Darmanto Hadi kepada awak media, Rabu (5/2/2020).

Warga di Kelurahan Lebak Gede, Pulomerak, Cilegon kini bisa menikmati jalur evakuasi yang dilengkapi titik kumpul tersebut. Terdapat 3 jalur evakuasi untuk sampai di titik kumpul. 

"Sekarang sudah ada (jalur evakuasi) dan tinggal lari ke sini. Baru satu ini, untuk ke depannya Pertamina kan selalu ada program CSR dan program proper itu kepedulian kita terhadap lingkungan, itu sekarang kita proper biru mungkin suatu saat proper hijau mungkin CSR-nya lebih besar lagi tapi bukan berarti bagi-bagi uang tapi ada tindak lanjutnya ke depan," ujarnya.

Jalur evakuasi itu dibangun menggunakan dana corporate social responsibility (CSR) sebesar Rp100 juta dari PT Pertamina. Hadi mengatakan, selagi tak ada bencana, jalur evakuasi itu bisa dimanfaatkan warga untuk berbagai acara sosial sekaligus tempat wisata.

"Ini juga bisa digunakan katakanlah bangunan serba guna, bisa dipakai warga untuk berbagai kegiatan," kata dia.(RMI/HRU)

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill