Connect With Us

Ali Mujahidin-Lian Firman Serahkan Syarat Dukungan ke KPU Cilegon

Mohamad Romli | Jumat, 21 Februari 2020 | 17:44

Bakal pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon jalur perseorangan, Ali Muhajidin-Lian Firman saat menyerahkan syarat dukungan ke KPU Cilegon, Jumat (21/2/2020). (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Bakal pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon, Ali Muhajidin-Lian Firman menyerahkan syarat dukungan ke KPU Cilegon. Mumu-Lian Firman maju Pilwalkot Cilegon 2020 lewat jalur perseorangan.

Bakal pasangan calon itu merupakan pasangan kedua setelah Lukman-Harun Nasir menyerahkan berkas syarat dukungan ke KPU.

"Kita membawa 58 ribu dukungan ini adalah bukti keseriusan bahwa masyarakat Cilegon ingin perubahan," kata Ali Mujahidin di hadapan ratusan pendukungnya, Jumat (21/2/2020).

Bakal pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Cilegon jalur perseorangan, Ali Muhajidin-Lian Firman saat menyerahkan syarat dukungan ke KPU Cilegon, Jumat (21/2/2020).

Ratusan pendukung Mumu-Lian Firman tampak memakai kaos putih bertuliskan 'Dinasti Korupsi Harus Terhenti'. Mereka berkumpul di depan halaman kantor KPU Cilegon.

Sementara, syarat dukungan yang diserahkan ke KPU nantinya diverifikasi oleh tim yang sudah dibentuk KPU. Tahap awal, KPU akan memverifikasi administrasi dengan mencocokkan formulir B11KWK, B1KWK, dan B2KWK dengan silon.

"Syarat utama melakukan penyerahan nanti harus dibawa ke depan dan kita lakukan penerimaan, selanjutnya dokumen yang sudah diserahkan akan kita cek B11KWK, B1KWK, dan B2KWK," kata Ketua KPU Cilegon Irfan Alfi. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill