Connect With Us

Heri Sulistya Jabat Direktur Polairud Polda Banten

Mohamad Romli | Senin, 24 Februari 2020 | 17:19

Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Banten Kombes Pol Heri Sulistya. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Direktur Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polda Banten resmi dijabat Kombes Pol Heri Sulistya. Ia menggantikan Kombes Pol Nunung Syaifuddin yang kini menjabat Direktur Direktorat Reserse Kriminan Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten.

Kerawanan tindak pidana melalui jalur laut di Banten masih menjadi pekerjaan rumah aparat keamanan. Koordinasi dan guyub antar instansi dinilai menjadi solusi untuk memerangi penyelundupan narkoba dan tindak pidana lain di perairan Banten.

"Provinsi Banten ini kan paling ujung Pulau Jawa, di kita ini kan ada laut Jawa, (samudera) Hindia, dan (selat) Sunda sendiri. Kalau kita lihat peta kita kan banyak sekali kerawanan-kerawanan, nah inilah yang harus kita jaga artinya harus kita antisipasi dan kita bersyukur secara kegiatan kita mudah guyub, mudah rukun nah inilah yang secara kebersamaan ada, nah inilah yang harus kita bina," kata Heri kepada wartawan, Senin (24/2/2020).

Kebersamaan dan guyub antar instansi menjadi tonggak agar kejahatan di laut bisa ditanggulangi. Kerawanan akan mudah diperangi, bila semua lembaga bersatu.

"Karena apa? Karena kita bersama, baik itu menjaga masalah narkoba maupun rangkaian pidana yang lain. Artinya jelas secara geografis letak posisinya sudah jelas kerawanan-kerawanan itu kan pasti ada," kata dia.

Heri tak menjelaskan lebih detail guyub dan kebersamaan seperti apa yang mesti dilakukan untuk memerangi penyelundupan narkoba di laut. Ia berkata ketika semua elemen saling guyub, visi pemerintahan akan tercapai dan perekonomian terjaga.

"Visi kita semua harus sama. Perekonomian yang harus kita jaga, itulah yang harus kita utamakan," tuturnya. (RAZ/RAC)

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

NASIONAL
Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Purbaya Naikan Anggaran TKD 2027 Jadi Rp735 Triliun, Fokus ke Daerah dengan PAD Rendah 

Senin, 17 Agustus 2026 | 20:53

Pemerintah merancang anggaran Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp735 triliun dalam RAPBN 2027. Anggaran tersebut lebih tinggi dibandingkan outlook TKD 2026 yang tercatat Rp696,9 triliun.

TEKNO
Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Dukung Ekosistem EV, PLN Sabet Gelar Booth Pameran Terfavorit di GIIAS 2026

Minggu, 9 Agustus 2026 | 19:31

Ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya melalui malam penghargaan Exhibitor Night yang dihelat di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill