Connect With Us

COVID-19 : Pemkab Tangerang & Pemprov Banten Beda Jumlah Data

Mohamad Romli | Senin, 30 Maret 2020 | 19:54

Jumlah data PDP Corona disitus info Corona Pemprov Banten, Senin (30/3/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jumlah warga Kabupaten Tangerang yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona hingga Senin (30/3/2020) berjumlah 20 orang.

Publikasi data tersebut dilansir  dari laman situs info corona Pemerintah Provinsi Banten, https://infocorona.bantenprov.go.id/  sekitar pukul 19.30 WIB.

Dalam laman tersebut, 19 orang yang terkonfirmasi positif itu masih dalam perawatan, sementara satu orang telah dinyatakan sembuh.

Jumlah ini sekaligus mengkonfirmasi, hari ini pasien positif bertambah satu orang, karena pada publikasi sehari sebelumnya sebanyak 19 orang.

Laman tersebut juga mempublikasikan, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Tangerang sebanyak 75 orang, 70 orang dalam perawatan,  empat sembuh dan satu meninggal dunia.

Sementara, Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 235, 184 masih dirawat, 51 sembuh.

Data Pemprov Banten tersebut berbeda dengan yang dipublikasikan Pemerintah Kabupaten Tangerang dilaman  http://covid19.tangerangkab.go.id/ terutama soal jumlah PDP yang meninggal dunia.

Diakses  pukul 19.30 WIB, portal data, visualisasi dan informasi mengenai COVID-19 di Kabupaten Tangerang itu merilis, jumlah PDP yang meninggal dunia sebanyak enam orang, dimana lima orang dinyatakan meninggal hari ini, sementara satu orang pada Rabu (25/3/2020).

Lima PDP yang meninggal hari ini berasal dari empat kecamatan.  Kecamatan Pagedangan satu orang, Pasar Kemis satu orang, Sepatan Timur satu orang dan Kelapa Dua terdapat dua orang.

Jumlah PDP meninggal dunia ini berbeda dengan yang dipublikasikan Pemprov Banten yang hanya satu orang.

“Lima PDP yang dinyatakan meninggal hari ini dalam proses perawatan di beberapa rumah sakit,” ujar Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr Hendra Tarmizi kepada TangerangNews, Senin (30/3/2020).

Satu PDP dinyatakan meninggal bukan karena COVID-19, namun penyakit penyerta. Namun untuk PDP yang meninggal hari ini belum diketahui statusnya, karena masih menunggu hasil tes swab kepada lima PDP tersebut.

Terkait perbedaan data itu, Juru Bicara Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Heri Haryanto saat dikonfirmasi TangerangNews beberapa waktu yang lalu enggan berkomentar panjang.

“(Soal) data dinamis,” ujarnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Usut Dugaan Pelecehan Seksual Kasatpol PP, Pemkab Tangerang Bentuk Tim Investigasi

Kamis, 24 September 2026 | 21:33

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang resmi membentuk tim investigasi khusus guna mengusut dugaan kasus tindakan asusila yang menyeret Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna terhadap bawahannya

TANGSEL
Diduga Diserang Gangster saat Nongkrong, Remaja di Buaran Tangsel Ususnya Terburai

Diduga Diserang Gangster saat Nongkrong, Remaja di Buaran Tangsel Ususnya Terburai

Kamis, 24 September 2026 | 20:29

Aksi penyerangan brutal oleh sekelompok pemuda diduga gangster meneror warga di Jalan Buaran Viktor, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 23 September 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill