Connect With Us

Korban Hanyut di Kali Cilegon Ditemukan Tewas

Mohamad Romli | Rabu, 6 Mei 2020 | 12:50

Tim Basarnas berhasil menemukan korban yang hanyut di Cilegon. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga perumahan Metro Cilegon, Sukmawijaya, 38, ditemukan meninggal di laut Bojonegara, Serang. Korban ditemukan sehari setelah jatuh dari motor dan terseret arus kali.

Korban ditemukan sekitar 11 kilometer dari titik lokasi kejadian. Tim SAR gabungan yang mencari korban akhirnya mengevakuasi ke daratan

"Sudah tadi pukul 10.30 WIB, itu (korban) di laut kurang lebih dari lokasi  kisaran 11 kilometer," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Heru Amir saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh seorang nelayan sekitar Bojonegara. Nelayan tersebut tak berani mengambil jenazah dan melapor ke tim SAR.

"Pertama warga melihat terus dia enggak mau ngambil akhirnya jadi penunjuk dan kita kejar, ternyata itu korban," ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga korban.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

HIBURAN
AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

AZKO Dorong Tren Berkebun di Rumah, Manfaatkan Teras hingga Balkon

Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:43

Memiliki kebun sayur sendiri tidak lagi identik dengan halaman yang luas. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat dan ramah lingkungan, area terbatas seperti teras, balkon, hingga sudut rumah

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill