Connect With Us

Korban Hanyut di Kali Cilegon Ditemukan Tewas

Mohamad Romli | Rabu, 6 Mei 2020 | 12:50

Tim Basarnas berhasil menemukan korban yang hanyut di Cilegon. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga perumahan Metro Cilegon, Sukmawijaya, 38, ditemukan meninggal di laut Bojonegara, Serang. Korban ditemukan sehari setelah jatuh dari motor dan terseret arus kali.

Korban ditemukan sekitar 11 kilometer dari titik lokasi kejadian. Tim SAR gabungan yang mencari korban akhirnya mengevakuasi ke daratan

"Sudah tadi pukul 10.30 WIB, itu (korban) di laut kurang lebih dari lokasi  kisaran 11 kilometer," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Heru Amir saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh seorang nelayan sekitar Bojonegara. Nelayan tersebut tak berani mengambil jenazah dan melapor ke tim SAR.

"Pertama warga melihat terus dia enggak mau ngambil akhirnya jadi penunjuk dan kita kejar, ternyata itu korban," ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga korban.(RMI/HRU)

BISNIS
Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Pakons Prime Hotel Tangerang Hadirkan Wedding Showcase, Tawarkan Paket Mulai Rp32 Juta

Jumat, 25 September 2026 | 22:29

Pakons Prime Hotel Tangerang menggelar Showcase Wedding selama dua hari selama tanggal 25 hingga 26 September 2026.

HIBURAN
Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Gaya Idol di Atas Panggung, 86 Anak Ramaikan Kids Dance Competition Paramount Petals

Senin, 28 September 2026 | 09:07

Panggung Community Club Paramount Petals diramaikan aksi 86 anak dan remaja yang tampil bak idol dalam Paramount Petals Kids Dance Competition 2026.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill