Connect With Us

Korban Hanyut di Kali Cilegon Ditemukan Tewas

Mohamad Romli | Rabu, 6 Mei 2020 | 12:50

Tim Basarnas berhasil menemukan korban yang hanyut di Cilegon. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga perumahan Metro Cilegon, Sukmawijaya, 38, ditemukan meninggal di laut Bojonegara, Serang. Korban ditemukan sehari setelah jatuh dari motor dan terseret arus kali.

Korban ditemukan sekitar 11 kilometer dari titik lokasi kejadian. Tim SAR gabungan yang mencari korban akhirnya mengevakuasi ke daratan

"Sudah tadi pukul 10.30 WIB, itu (korban) di laut kurang lebih dari lokasi  kisaran 11 kilometer," kata Kasubsi Ops Basarnas Banten, Heru Amir saat dikonfirmasi, Rabu (6/5/2020).

Jasad korban pertamakali ditemukan oleh seorang nelayan sekitar Bojonegara. Nelayan tersebut tak berani mengambil jenazah dan melapor ke tim SAR.

"Pertama warga melihat terus dia enggak mau ngambil akhirnya jadi penunjuk dan kita kejar, ternyata itu korban," ujarnya.

Setelah dievakuasi, jenazah dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarga korban.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

OPINI
Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Melawan Patrimonialisme dalam Gerakan Muhammadiyah, Sebuah Otokritik

Sabtu, 4 Juli 2026 | 22:29

Dalam khazanah sosiologi organisasi, Muhammadiyah sedianya merupakan antitesis bagi tradisi patrimonial. Persyarikatan ini berdiri di atas fondasi otoritas legal-rasional, di mana legitimasi kepemimpinan berakar pada kompetensi dan kaderisasi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill