Connect With Us

BUMD Cilegon Salurkan Bantuan 2.000 Paket Sembako

Mohamad Romli | Rabu, 13 Mei 2020 | 18:36

PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM), BUMD Kota Cilegon menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga terdampak COVID-19, Rabu (13/5/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Cilegon, PT Pelabuhan Cilegon Mandiri (PCM) menggelontorkan bantuan 2.000 paket sembako. Bantuan itu disalurkan ke seluruh kecamatan di Cilegon secara bertahap.

Direktur Utama PT PCM, Arif Rivai Madawi mengatakan, bantuan pertama disalurkan ke Kecamatan Pulomerak, lokasi itu dipilih lantaran kantornya berada di wilayah kantor BUMD tersebut.

"Kami serahkan dua ribu paket tapi berkelanjutan selama wabah berlangsung," kata Arif di Cilegon, Rabu (13/5/2020).

Bantuan paket sembako pertama diserahkan secara simbolis ke Camat Pulomerak. Arif berharap bantuan itu tepat sasaran ke warga terdampak Corona.

Perihal anggaran yang dikeluarkan, pihaknya menggeser anggaran khusus untuk penanganan COVID-19. Anggaran itu bukan berasal dari dana CSR.

"Itu anggaran khusus yang kami alokasikan kepada warga terdampak COVID-19," katanya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Semarakkan Ramadan, PLN Hadirkan Diskon 50 Persen Tambah Daya 

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:51

Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, PT PLN (Persero) kembali menggulirkan program promo penambahan daya listrik bagi pelanggan rumah tangga.

BANTEN
Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Atlet Pengidap Asma Tetap Bisa Berprestasi, Ini Kuncinya Menurut Dokter

Sabtu, 28 Februari 2026 | 07:14

Latihan fisik merupakan bagian tak terpisahkan dari kehidupan atlet. Namun bagi yang memiliki asma, aktivitas dengan intensitas tinggi dapat memicu gangguan pernapasan yang berdampak langsung pada performa.

OPINI
Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Antara Ibadah dan Konsumerisme Ramadhan yang Semakin Komersial

Jumat, 27 Februari 2026 | 17:02

Ramadhan secara teologis dimaknai sebagai bulan penyucian diri, penguatan ketakwaan, dan peneguhan solidaritas sosial. Puasa tidak sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan juga latihan spiritual untuk membangun empati dan keadilan sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill