Connect With Us

23 Perawat RSUD Cilegon Terinfeksi Corona dalam 2 Hari

Mohamad Romli | Senin, 15 Juni 2020 | 10:04

RSUD Cilegon. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 23 perawat RSUD Cilegon terinfeksi virus Corona (COVID-19) dalam 2 hari ini. Mereka sudah diisolasi di RSUD Cilegon untuk mendapatkan perawatan.

Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon menunjukkan lonjakan kasus perawat yang terpapar Corona. Pada Kamis (11/6/2020), 12 orang perawat terkonfirmasi positif Corona setelah hasil PCR keluar. Kemudian, Jumat (12/6/2020) perawat yang positif Corona bertambah 11 orang.

"Iya jadi 23, kemarin 12 sekarang 11 tapi udah diisolasi di RSUD Cilegon," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Cilegon, Dana Sujaksani saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2020).

Lonjakan kasus itu merupakan hasil dari tracing pihak Dinkes setelah sebelumnya ada 1 perawat RSUD dinyatakan positif Corona.

Terkait pelayanan di RSUD, Dana mengatakan, pelayanan kesehatan di rumah sakit tetap berjalan normal. Ia sudah berkoordinasi dengan manajemen rumah sakit agar mengatur ulang jadwal tugas para perawat.

"Tetap pelayanan harus berlangsung," kata dia.(RMI/HRU)

KOTA TANGERANG
Pemkot Janji Perbaikan Jalan Ramp Cikokol Rampung dalam Waktu Dekat, Masuk Tahap Pengecoran

Pemkot Janji Perbaikan Jalan Ramp Cikokol Rampung dalam Waktu Dekat, Masuk Tahap Pengecoran

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:04

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang Taufik Syahzaeni mengatakan, pengerjaan perbaikan Jalan Ramp Cikokol

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill