Connect With Us

Viral, Pemuda di Cilegon Todongkan Pistol

Mohamad Romli | Kamis, 18 Juni 2020 | 11:04

Dua pelaku pemilik airsoft gun yang sempat viral saat di Mapolsek Pulomerak, Cilegon, Kamis (18/6/2020). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dua pemuda di Cilegon, Banten berinisial TD dan HD ditangkap polisi lantaran menodongkan senjata api jenis airsoft gun saat ribut dengan pengendara lain di Jalan Raya Merak-Cilegon. Perkara penodongan senjata itu berujung di kantor polisi.

Peristiwa pendongan senjata itu sempat viral di media sosial, narasi yang berkembang bahwa kedua pelaku adalah begal bersenjata api. Namun polisi kemudian mendapat keterangan dari pelaku bahwa pelaku TD hanya menodongkan senjata untuk menakut-nakuti korbannya.

"Yang ingin saya sampaikan di sini adalah senjata api yang ramai di masyarakat yang dianggap meresahkan terutamanya begal, kami luruskan dan klarifikasi bahwa tindakan tersebut hanya tindakan penodongan dan tidak ada kaitannya dengan tindakan begal," kata Kapolsek Pulomerak, AKP Rifki Seftirian, Kamis (18/6/2020).

TD awalnya berselisih dengan korban yang berjumlah empat orang di wilayah Gerem. Perselisihan itu berlanjut saat pelaku bertemu dengan para korban di pantai Sambolo, Merak. Pelaku yang masih menyimpan dendam akhirnya menghampiri korban dan langsung menodongkan senjata.

"Tentunya akibat perselisihan dan (pelaku) menggunakan senjata tersebut untuk menakut-nakuti korban," kata dia.

Rifki melanjutkan, senjata airsoft gun itu didapat dari sebuah toko daring, pelaku membeli senjata itu dari Semarang seharga Rp3 juta. Pelaku selalu membawa senjata itu saat berpergian ke luar rumah.

"Kami mendapat keterangan dari pelaku bahwa senjata dipesan secara online dengan sistem diantar dengan paket di daerah Semarang dengan harga sekitar Rp3-4 juta. Keterangan yang kami dapat dari pelaku, ke mana-mana memang pelaku selalu membawa senjata ini tujuannya adalah untuk menjaga diri dan juga kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan yang bersangkutan langsung dikeluarkan untuk ditodongkan ke orangnya," ujarnya.(RMI/HRU)

NASIONAL
Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon

Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon

Jumat, 24 April 2026 | 22:02

Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.

TEKNO
Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Tren Pencahayaan Adaptif untuk Menjawab Kebutuhan Ruang Dinamis

Jumat, 24 April 2026 | 09:06

Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

KAB. TANGERANG
Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Dinsos Kabupaten Tangerang Jaring 105 PMKS pada 2025, Gepeng Paling Banyak

Jumat, 24 April 2026 | 22:17

Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang telah menjaring sebanyak 105 orang Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) yang berada di wilayahnya sepanjang periode 2025.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill