Meritokrasi Tanpa Jiwa
Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TANGERANGNEWS.com-Muhammadiyah meresmikan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Provinsi Banten di Kompleks Depag, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.
Gedung ini juga menjadi pusat dalam rangka menggencarkan moderasi.
Gedung pusat dakwah tersebut diresmikan Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muhammadiyah Abdul Muti sekaligus membuka Rapat Kerja Muhammadiyah Provinsi Banten ke-5 dengan tema 'Memajukan Banten Mencerahkan Semesta', Minggu (11/4/2021).
Abdul Muti mengatakan, pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Banten ini berasal dari swadaya warga Persyarikatan Muhammadiyah.

"Pembangunan ini menunjukkan bagaimana komitmen warga Muhammadiyah untuk lebih maju lagi, karena keberadaan gedung ini sangat strategis sebagai pusat dakwah, pusat kegiatan, dan pusat data," ujarnya.
Muti menyebut, Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Banten ini dapat difungsikan dalam rangka menggencarkan moderasi.
Muhammadiyah sejak awal senantiasa berusaha mengembangkan keberagamman Islam yang wasatiyah, Islam yang moderat, Islam yang berkemajuan, dan senantiasa melakukan upaya peneguhan ideologi sebagai bagian dari upaya pihaknya membangun masyarakat yang rukun antara satu dengan yang lainnya.

"Maka semua kegiatan akan diselenggarakan di gedung ini walaupun proses pembangunan masih terus berjalan," jelasnya.
Ketua Panitia Pembangunan Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Banten Ahmad Amarullah menjelaskan, gedung tiga lantai yang diresmikan ini proses pembangunannya selama tiga tahun dengan nilai investasi Rp7 miliar.
"Peresmian gedung ini tahap pertama yang sudah terwujud sebanyak tiga lantai dan dua lantai akan diselesaikan pada tahap berikutnya, sehingga gedung ini nanti menjadi lima lantai," katanya.
Dengan adanya gedung ini, pihaknya dapat mengkonsolidasikan dan merencanakan segala aktivitas terutama berdakwah.
"Tentunya banyak tantangan yang akan kami jawab di sini," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Setelah hampir dua dekade bertumbuh di industri ritel Indonesia, PT Star Maju Sentosa secara resmi memperkenalkan Joysparks Group sebagai identitas korporat baru yang menaungi seluruh portofolio bisnis perusahaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews